Flores,LIPUTANNTT.Com,Satuan Brimob Polda Nusa Tenggara Timur bergerak cepat menangani dampak gempa bumi yang mengguncang sejumlah wilayah di Pulau Flores. Melalui jajaran Batalyon B Pelopor, personel diterjunkan ke berbagai lokasi untuk melaksanakan evakuasi, pengamanan, pembersihan puing dan material longsor, serta membantu masyarakat terdampak.
Di Labuan Bajo, Kompi 1 Batalyon B Pelopor dipimpin Danki 1 Iptu Theodorus B. Boka, S.H., melaksanakan patroli dan evakuasi pengunjung Hotel Jayakarta serta pasien RSU Siloam ke lokasi yang lebih aman. Personel juga mendirikan tenda darurat untuk mendukung pelayanan kesehatan.
Di Ruteng, Kompi 2 Batalyon B Pelopor membantu evakuasi pasien RSUD Ben Mboi, membersihkan puing bangunan, mendirikan tenda darurat, serta bersiaga untuk memperkuat penanganan di Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai.
Sementara di Ende, Kompi 3 Batalyon B Pelopor membersihkan material longsor yang menutup jalur Trans Ende–Bajawa di Desa Brai Borokanda, Kecamatan Ende Utara, serta membersihkan puing Gereja Santa Maria Imaculata Ndona.
Di Maumere, Kompi 4 Batalyon B Pelopor bersama unsur gabungan mengamankan dan membantu proses evakuasi di Terminal Penumpang Pelabuhan Lorens Say. Setelah penanganan dilakukan, aktivitas pelayaran kembali dibuka dengan situasi aman dan kondusif.
Dansat Brimob Polda NTT Kombes Pol. Afrizal Asri, S.I.K., mengatakan personel akan terus hadir membantu masyarakat dalam proses penanganan pascabencana.
“Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama. Kami akan terus mengerahkan personel untuk membantu evakuasi, pengamanan, pembersihan lokasi terdampak, serta kebutuhan kemanusiaan lainnya,” ujarnya.
Satbrimob Polda NTT mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan, tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi, dan selalu mengikuti informasi resmi dari pihak berwenang. Sumber,
@sat.brimobntt
©️ Tim Produksi Humas Korps Brimob Polri

