SEMAU, LIPUTANNTT.Com, Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Nusa Bungtilu resmi menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 yang berlangsung selama empat hari, mulai 22 hingga 25 Juli 2026. Kegiatan yang diikuti puluhan peserta didik baru itu dibuka secara resmi oleh Kepala SLB Negeri Nusa Bungtilu, Eksel H.M. Leka, S.Pd., Gr., melalui prosesi penyematan tanda peserta sebagai simbol dimulainya rangkaian MPLS.
Kegiatan yang dipusatkan di lingkungan SLB Negeri Nusa Bungtilu tersebut bertujuan membantu peserta didik baru mengenal lingkungan sekolah, guru, tata tertib, budaya sekolah, serta membangun karakter dan semangat belajar sejak awal memasuki dunia pendidikan.
Dalam sambutannya, Kepala SLB Negeri Nusa Bungtilu, Eksel H. M. Leka, S.Pd., Gr., mengatakan bahwa MPLS merupakan tahapan penting bagi peserta didik baru untuk beradaptasi dengan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan ramah anak.
"MPLS menjadi pintu masuk bagi peserta didik untuk mengenal sekolah, para guru, dan teman-teman baru. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi momentum membangun karakter, kedisiplinan, kemandirian, serta rasa percaya diri agar mereka siap mengikuti proses pembelajaran selama satu tahun ajaran ke depan," ujarnya.
Selama empat hari pelaksanaan, peserta memperoleh berbagai materi yang disampaikan langsung oleh kepala sekolah bersama para guru. Materi yang diberikan meliputi pengenalan lingkungan sekolah, tata tertib, pendidikan karakter, budaya sekolah, hak dan kewajiban peserta didik, hingga penguatan nilai-nilai disiplin, kebersihan, dan kemandirian yang disesuaikan dengan kebutuhan peserta didik berkebutuhan khusus.
Ketua Panitia MPLS, Yundi F.M. Dafa, S.Pd menjelaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan dirancang agar peserta didik merasa nyaman sekaligus mampu beradaptasi dengan lingkungan sekolah.
"Kami menyusun kegiatan MPLS dengan pendekatan yang edukatif, ramah anak, dan menyenangkan. Materi yang diberikan tidak hanya memperkenalkan lingkungan sekolah, tetapi juga membangun karakter serta menumbuhkan rasa percaya diri peserta didik agar mereka siap mengikuti proses belajar mengajar," jelasnya.
Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Patris Kudang Laiskodat, S.Pd., Gr., menegaskan bahwa MPLS merupakan fondasi awal dalam membentuk karakter peserta didik.
"Melalui kegiatan ini kami ingin menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, sikap saling menghargai, serta semangat belajar kepada seluruh peserta didik. Kami berharap mereka mampu beradaptasi dengan baik dan merasa bahwa sekolah adalah tempat yang aman, nyaman, dan menyenangkan untuk belajar," katanya.
Dukungan terhadap pelaksanaan MPLS juga disampaikan Ketua Komite SLB Negeri Nusa Bungtilu, Eri Papa. Menurutnya, sinergi antara sekolah, orang tua, dan komite merupakan kunci keberhasilan pendidikan bagi peserta didik.
"Komite sekolah memberikan apresiasi atas kerja keras kepala sekolah dan seluruh dewan guru dalam menyelenggarakan MPLS. Kami berharap kerja sama yang baik antara sekolah dan orang tua terus terjalin sehingga mampu mendukung tumbuh kembang peserta didik secara optimal," ujarnya.
Sejak hari pertama pelaksanaan, puluhan peserta didik baru tampak mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan penuh antusias dan semangat. Mereka aktif mengikuti sesi pengenalan sekolah, berinteraksi dengan para guru, serta berpartisipasi dalam berbagai kegiatan yang telah disiapkan panitia.
Melalui pelaksanaan MPLS Tahun Ajaran 2026/2027, SLB Negeri Nusa Bungtilu berharap seluruh peserta didik baru dapat mengenal lingkungan sekolah dengan baik, membangun karakter positif, serta memiliki motivasi tinggi untuk belajar dan mengembangkan potensi diri di lingkungan pendidikan yang inklusif dan berkualitas.(*)


