Buka Zoar Cup II 2026, Sekda Kota Kupang: Piala Boleh Diperebutkan, Persaudaraan Jangan Dikorbankan

Pemred Liputan NTT
0

 

KUPANG, LIPUTANNTT.Com, Sekretaris Daerah Kota Kupang, Jeffry Edward Pelt, S.H., membuka secara resmi Open Volleyball Tournament Zoar Cup II Tahun 2026 di Lapangan Fetomone, Kelurahan Penkase-Oeleta, Sabtu (19/9). Di hadapan 24 tim peserta, Sekda mengingatkan bahwa kemenangan dalam olahraga tidak semata-mata diukur dari piala, tetapi dari karakter, sportivitas, dan persaudaraan yang dibawa seorang atlet dalam kehidupan.


Jeffry yang juga menjabat sebagai Sekretaris Umum KONI Kota Kupang memberikan apresiasi kepada panitia dan Jemaat GMIT Zoar Penkase yang telah menghadirkan turnamen tersebut.


Menurutnya, semakin banyak kompetisi olahraga digelar, semakin besar pula kesempatan bagi atlet untuk menguji kemampuan sekaligus mengukur hasil latihan secara nyata. “Bagi kami di KONI, setiap cabang olahraga yang mau merancang kegiatan, pasti kami dukung sepenuh hati. Karena dengan banyak event, kita bisa mengukur kemampuan kita,” ujarnya.


Jeffry menilai latihan saja belum cukup untuk mengukur sejauh mana kemampuan seorang atlet. Kompetisi menjadi ruang penting karena atlet berhadapan langsung dengan lawan yang memiliki kemampuan, strategi, dan mental bertanding yang berbeda.


“Kalau setiap hari hanya latihan smash, targetnya kosong. Kita smash sampai bolanya pecah pun belum tentu kita jago. Tetapi lewat pertandingan ini kita bisa mengukur kemampuan, apakah kita pantas atau tidak untuk bertanding,” katanya.


Lebih jauh, Sekda mengajak para peserta tidak menjadikan piala sebagai satu-satunya ukuran keberhasilan. Baginya, nilai seorang atlet justru terlihat dari bagaimana ia membawa mental dan karakter olahraga ke dalam kehidupan sehari-hari.


“Juara pasti menjadi cita-cita atau impian. Tetapi sesungguhnya menjadi champion itu ada dalam diri kita. Adik-adik yang hadir hari ini sudah menjadi juara, karena dari sekian banyak klub yang ada di Kota Kupang, hanya 24 tim yang bisa sampai di sini dan bertanding,” ungkapnya.


Ia menegaskan, seorang champion bukan hanya mereka yang keluar sebagai pemenang dan membawa pulang piala. Champion adalah mereka yang mampu menjaga sikap, menjunjung sportivitas, dan tetap merawat persaudaraan, baik ketika menang maupun ketika mengalami kekalahan.


“Juara sesungguhnya bukan berapa banyak medali emas atau piala yang ada di lemari. Tetapi bagaimana kita mengimplementasikan mental kita dalam kehidupan bermasyarakat, dalam pekerjaan, pengabdian bagi bangsa dan negara, serta dalam panggilan pelayanan. Itulah champion,” tegas Jeffry.


Karena itu, ia mengingatkan para atlet agar persaingan di lapangan tidak berubah menjadi konflik di luar lapangan. Kemenangan, katanya, tidak boleh diraih dengan mengorbankan nilai persaudaraan.


“Kalau kita ingin juara tetapi caranya tidak baik, juara satu pun kita belum menjadi champion. Sesungguhnya champion ada dalam diri kita ketika kita mampu menerjemahkan nilai-nilai itu dalam kehidupan,” ujarnya.


Selain menjadi ajang kompetisi olahraga, Zoar Cup II Tahun 2026 juga membawa misi sosial. Turnamen tersebut digelar dalam rangka Memperingati HUT ke-28 Gereja Zoar Penkase sekaligus menjadi sarana penggalangan dana untuk mendukung pembangunan gedung gereja.


Sekda mengajak peserta dan masyarakat yang hadir untuk ikut mengambil bagian dalam pembangunan tersebut sesuai dengan kemampuan masing-masing. “Bukan saja doa, tetapi apa yang bisa kita bantu, mari kita bantu untuk pembangunan gedung kebaktian ini. Di sinilah kita menunjukkan bagaimana kita menjadi abdi Allah dalam berbagai kegiatan,” ajaknya.


Ia mengajak seluruh peserta menjadikan turnamen tersebut sebagai momentum untuk meningkatkan kemampuan sekaligus mempererat persaudaraan. “Yang paling indah adalah kita kuatkan persaudaraan. Mari kita junjung sportivitas. Tuhan memberkati kita semua,” pungkasnya.


Ketua Panitia Zoar Cup II Tahun 2026, Nerson Baitanu, mengatakan turnamen tersebut bertujuan meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di bidang olahraga, membangun sinergitas antarumat beragama, serta memupuk karakter sportif di kalangan pemuda.


Turnamen diikuti 24 tim, terdiri atas 16 tim putra dan 8 tim putri yang berasal dari Kota Kupang dan sekitarnya. Sejumlah pemain dari luar wilayah Nusa Tenggara Timur juga turut ambil bagian. Pertandingan menggunakan sistem internasional dan mengacu pada regulasi resmi Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI).


Zoar Cup II juga memperebutkan piala bergilir yang pada penyelenggaraan Zoar Cup I Tahun 2025 kategori putra diraih oleh tim Bank Indonesia.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Majelis Jemaat GMIT Zoar Penkase, Pdt. Deciana M. Mooy-Baok, S.Th.; Anggota DPRD Kota Kupang, Christian Baitanu, S.H., M.H.; Asisten Administrasi Umum Setda Kota Kupang, Yanuar Dally, S.H., M.Si.; Staf Ahli Wali Kota Kupang, Daud Nafi, S.STP., M.M.; Kapolsekta Alak, AKP I Ketut Setiasa, S.H.; Camat Alak, Ambros Yola, S.H.; Lurah Penkase-Oeleta, Karolus Pati Kaha, S.IP.; para wasit PBVSI Provinsi NTT dan Kota Kupang; para ketua klub dan official; serta seluruh peserta turnamen.(*)





Tags

Posting Komentar

0Komentar

Please Select Embedded Mode To show the Comment System.*

Melayani permintaan peliputan dan pemasangan iklan banner. Marketing Director (Email: redaksiliputanntt@gmail.com.Contact Person:081236630013). Alamat Redaksi: Jl. Oekam, RT 13/RW 005 Kelurahan Sikumana, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, NTT. Email: redaksiliputanntt@gmail.com. Tlp/Hp: 081236630013 Rekening: BRI: No. Rek. 467601014931533 a.n. Hendrik Missa Bank NTT: No. Rek. 2503210258 a.n. Hendrik Missa