Dari Kampus ke Kandang: Undana dan Pemkab Kupang Cetak Duta Inseminator Sapi Timor

Pemred Liputan NTT
0

 

KUPANG, LIPUTANNTT.Com,15 Oktober 2026 - Sebanyak 45-50 peserta mengikuti Pelatihan Inseminasi Buatan (IB) pada Ternak Sapi dan Sinergi Inovasi Teknologi Peternakan Universitas Nusa Cendana (Undana) dengan Pemerintah Kabupaten Kupang. Kegiatan ini menjadi pelatihan perdana IB yang dibiayai APBD Kabupaten Kupang, buah kolaborasi nyata Dinas Peternakan Kabupaten Kupang dan Fakultas Peternakan, Kelautan, dan Perikanan (FPKP) Undana.


Dalam laporan persiapan yang disampaikan Dr. Tian Liufeto, pelatihan ini lahir dari kesamaan komitmen kedua institusi terhadap urgensi lapangan: menurunnya mutu genetik dan populasi sapi Timor, serta keterbatasan tenaga terampil IB di daratan Timor. “Pelatihan ini lahir dari kesamaan komitmen pada Dinas Peternakan Kabupaten Kupang dan FPKP Undana, dan fakta urgensi lapangan yang menunjukkan ada upaya bersama untuk mengatasi persoalan itu,” ujarnya.


Komitmen Bupati Kupang, yang digerakkan Sekda dan Kepala Dinas Peternakan, disebut terbukti. Pemerintah Kabupaten Kupang benar-benar merancang dan mewujudkan sinergi bersama Undana, salah satunya melalui pelatihan perdana IB yang didanai APBD.


Bupati Kupang, Yosef Lede, yang membuka pelatihan tersebut, menegaskan agar ilmu yang diperoleh tidak berhenti di ruang kelas. “Kerja sama ini harus memberikan dampak nyata. Ilmu yang diperoleh jangan hanya berhenti dalam kegiatan pelatihan, tetapi harus dibawa ke lapangan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya tegas. Ia juga menekankan bahwa Kabupaten Kupang memiliki potensi besar untuk pengembangan komoditas ternak, khususnya sapi, yang perlu didukung kepastian berusaha.


Senada dengan itu, Wakil Rektor IV Undana, Prof. Dr. Philiphi de Rozari, menambahkan bahwa kolaborasi ini adalah wujud nyata peran perguruan tinggi dalam pembangunan daerah. “Kerja sama seperti ini penting agar ilmu pengetahuan dan kompetensi yang dimiliki perguruan tinggi dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” katanya.


Peserta pelatihan terdiri dari 12 orang dari Dinas Peternakan Kabupaten Kupang, 3 orang dari unsur masyarakat/peternak, dan 30 mahasiswa Duta Inseminator FPKP Undana. Kehadiran mahasiswa menjadi bagian dari upaya memperkuat kompetensi lulusan Prodi Peternakan sebagai kader dan duta inseminator.


Rangkaian materi mencakup teori dasar reproduksi, praktik pengenalan organ di kelas dan Laboratorium Reproduksi dan Pemuliaan Ternak. Pada hari berikutnya, peserta akan melakukan praktik IB di Desa Oesena, Amarasi.


Narasumber yang dilibatkan antara lain Prof. Thomas Matahine, Prof. Marlene Nalley, dan Petrus Kune, M.Si. Untuk praktik IB, pelatihan juga melibatkan alumni, yakni Veki Ndolu, S.Pt. dan Marno Bunda, S.Pt.


Selain pelatihan, FPKP Undana tengah menyempurnakan inovasi berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk memprediksi berat sapi melalui pemindaian kamera. Sistem ini disiapkan sebagai solusi digital bagi peternak dan Pemkab Kupang agar dapat mengukur bobot sapi secara akurat dan efisien. Sejumlah gambar ternak sapi dari Kabupaten Kupang telah diambil dan terus diperbanyak untuk menyempurnakan sistem.


Langkah cepat Pemkab Kupang melakukan sensus sapi melalui jalur birokrasi juga dinilai efektif menghasilkan data populasi. Data itu masih terbatas pada jumlah, sehingga kehadiran aplikasi AI diharapkan melengkapi kebutuhan data bobot ternak.


FPKP Undana juga menyelaraskan program pacuan kuda di Babau, Kabupaten Kupang, dengan Festival Edukasi Kuda sebagai sarana pembelajaran mahasiswa peternakan dan wisata kampus. Saat ini sudah ada 5 pemandu kuda di Prodi Peternakan, dan menyusul 10 orang lagi dari berbagai daerah di Flobamora, termasuk Papua, yang akan di-coaching. Mereka dipersiapkan memiliki kepedulian memelihara kuda, bahkan menunjukkan kesiapan menggelar Rektor Undana Cup.


Kehadiran Bupati Kupang dan jajarannya di Undana menegaskan bahwa FPKP dan Undana adalah bagian dari solusi strategis daerah di sektor peternakan, kelautan, dan perikanan. “Kami siap berkolaborasi, bersinergi, dan bergerak bersama Pemkab Kupang,” tegas Dr. Tian Liufeto.


Terselenggaranya kegiatan ini merupakan buah komitmen kerja sama antara Rektor Undana dan Bupati Kupang, Dekan FPKP dan Kadis Peternakan, serta kerja keras panitia pelaksana, narasumber, peserta, mahasiswa Duta Inseminator FPKP, dan pimpinan serta staf Pascasarjana Undana.


“Semoga pelatihan dapat menjadi pijakan kokoh dalam mencetak kader inseminator terampil demi kemajuan peternakan sapi di Kabupaten Kupang,” pungkasnya.(*/Marno)

Tags

Posting Komentar

0Komentar

Please Select Embedded Mode To show the Comment System.*

Melayani permintaan peliputan dan pemasangan iklan banner. Marketing Director (Email: redaksiliputanntt@gmail.com.Contact Person:081236630013). Alamat Redaksi: Jl. Oekam, RT 13/RW 005 Kelurahan Sikumana, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, NTT. Email: redaksiliputanntt@gmail.com. Tlp/Hp: 081236630013 Rekening: BRI: No. Rek. 467601014931533 a.n. Hendrik Missa Bank NTT: No. Rek. 2503210258 a.n. Hendrik Missa