OELAMASI, LIPUTANNTT.com,Dalam rangka Semarak Milad Muhammadiyah ke-113, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Nusa Tenggara Timur menggelar tour dakwah dan layanan sosial di Kelurahan Merdeka, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, pada Kamis, 27 November 2025.
Kegiatan ini meliputi pengobatan gratis, renovasi fasilitas musala, bakti sosial, serta pengajian bersama warga setempat.
Ketua PWM NTT, Mukhsin, S.Ag., MH, mengatakan bahwa rangkaian ini merupakan wujud nyata komitmen Muhammadiyah dalam memajukan kesejahteraan bangsa, sejalan dengan tema Milad ke-113.
“Muhammadiyah lahir pada 18 November 1912. Puncak Milad dilaksanakan di pusat, dan di daerah dilakukan setelahnya. Di NTT puncaknya tanggal 29 nanti. Hari ini bagian dari Semarak Milad, termasuk membantu fasilitas musala dan pengobatan gratis,” ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa Muhammadiyah hadir untuk memberi manfaat bagi seluruh masyarakat, tanpa membedakan agama, suku, maupun budaya.
“Sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi manusia lain. Kami datang memberi manfaat untuk mama–bapak semua. Kita tidak ingin hebat sendiri, tidak ingin sehat sendiri, dan tidak rela melihat saudara kita yang sakit atau kekurangan,” jelas Mukhsin.
Ia berharap bantuan renovasi musala dan layanan kesehatan ini dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat.
“Bangsa yang sejahtera lahir dari masyarakat yang sehat. Terima kasih atas penerimaan yang luar biasa. Insya Allah kami selalu ingat masyarakat di sini,” tutupnya.
Warga Apresiasi Kegiatan Pengobatan Gratis
Salah satu warga, Haryanto Pinto, menyampaikan rasa syukurnya atas pengobatan gratis yang dinilai sangat bermanfaat.
“Pengobatan gratis ini sangat bermanfaat untuk kami masyarakat di Kelurahan Merdeka. Semoga program seperti ini terus berlanjut, sesuai semangat Muhammadiyah dalam Al-Imran 104,” ujarnya.
MDMC & Aisyiyah Turut Terlibat
Ketua Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) NTT, Amir S. Kiwang, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari kerja nyata Muhammadiyah di tengah masyarakat.
“Tour dakwah ini bukti konkret bahwa Muhammadiyah ingin mengambil bagian bagi umat dan bangsa. Bantuan rehabilitasi toilet musala dan pengobatan gratis ini semoga membawa manfaat. Muhammadiyah senantiasa hadir untuk semua,” jelasnya.
Dari unsur kesehatan, Bidan Klinik Aisyiyah Kota Kupang, Dina, mengatakan bahwa pengobatan gratis mendapat respon positif dari warga.
“Target kami 100 peserta, tetapi alhamdulillah melampaui. Respon masyarakat sangat baik. Semoga kegiatan ini memberi dampak yang besar bagi kesehatan warga,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa rangkaian Milad masih berlanjut.
“Besok ada donor darah di Universitas Muhammadiyah Kupang, dan Sabtu khitanan massal bagi lebih dari 60 peserta, baik muslim maupun non-muslim. Semoga Muhammadiyah terus memberikan manfaat bagi semua,” tambahnya.
Penutup
Melalui rangkaian tour dakwah, PWM NTT kembali menegaskan komitmennya untuk menghadirkan Islam yang berkemajuan, inklusif, dan membawa manfaat bagi seluruh masyarakat tanpa sekat.(*)


