Marno Bunda, Finalis Duta Bahasa NTT 2026: Generasi Muda Harus Kuasai Tiga Pilar Kebahasaan demi Kemajuan SDM Lokal

Pemred Liputan NTT
0

 

Kupang, LIPUTANNTT.Com,Komitmen untuk memajukan sumber daya manusia (SDM) berbasis lokal melalui penguasaan kebahasaan menjadi spirit utama Marno Bunda, seorang finalis Duta Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) tahun 2026. Di tengah kesibukannya sebagai Ketua Badan Legislatif Mahasiswa (BLM) Fakultas Peternakan, Kelautan, dan Perikanan (FPKP) Universitas Nusa Cendana (UNDANA) serta Ketua Bidang Sosial Masyarakat Ikatan Senat Mahasiswa Peternakan Indonesia (ISMAPETI), ia bertekad mengedukasi masyarakat, khususnya anak-anak dan generasi muda, tentang pentingnya trilogi kebahasaan.


Marno menegaskan bahwa peran strategis bahasa tidak dapat dipisahkan dari upaya pembangunan karakter dan peningkatan daya saing daerah. Menurutnya, pengutamaan bahasa Indonesia, pelestarian bahasa daerah, dan penguasaan bahasa asing merupakan tiga pilar utama yang harus berjalan beriringan.


"Sebagai generasi muda yang akan memimpin NTT di masa depan, kita tidak boleh alergi terhadap bahasa asing, tetapi juga jangan sampai melupakan jati diri. Bahasa Indonesia harus kita utamakan sebagai pemersatu, bahasa daerah harus kita rawat sebagai warisan leluhur, dan bahasa asing harus kita kuasai sebagai jendela dunia," ujar Marno. 


Meski memiliki segudang tanggung jawab organisasi, Marno tidak menjadikannya sebagai halangan. Justru, posisi strategisnya di dunia kemahasiswaan menjadi kendaraan efektif untuk menyuarakan gagasan kebahasaan hingga ke akar rumput. Melalui jaringan di ISMAPETI dan BLM FPKP UNDANA, ia gencar menggelar diskusi serta kampanye literasi yang menyasar pelajar dan mahasiswa di berbagai wilayah.


"Jabatan saya sebagai ketua lembaga legislatif mahasiswa dan pengurus di organisasi nasional justru menjadi modal sosial. Ini adalah amanah untuk terus mengedukasi bahwa penguasaan bahasa berkorelasi langsung dengan kualitas SDM. Kita ingin anak-anak NTT tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga mampu bersaing secara global tanpa kehilangan akar budayanya," tegasnya.


Lebih lanjut, Marno menjelaskan bahwa program-program yang ia canangkan tidak hanya berfokus pada aspek teoritis, tetapi juga aksi nyata seperti pelatihan debat bahasa asing, lokakarya penulisan aksara daerah, dan seminar motivasi kebahasaan. Semua ini diarahkan untuk mempersiapkan generasi emas NTT yang unggul dan berdaya saing.


"Kemajuan NTT ke depan sangat bergantung pada kualitas SDM berbasis lokal. Jika kita mampu mengintegrasikan kearifan lokal dengan kemampuan berbahasa global, maka lompatan besar akan terjadi. Saya optimis, anak muda NTT bisa menjadi agen perubahan di bidang ini," pungkasnya. 


Dengan visi besarnya, Marno Bunda berharap dapat membawa semangat baru bagi dunia kepemudaan di NTT. Ia juga mengajak semua elemen masyarakat untuk bersama-sama menjadikan bahasa sebagai alat pemersatu dan pemacu kemajuan, bukan pemisah.(*/ MB)

Tags

Posting Komentar

0Komentar

Please Select Embedded Mode To show the Comment System.*

Melayani permintaan peliputan dan pemasangan iklan banner. Marketing Director (Email: redaksiliputanntt@gmail.com.Contact Person:081236630013). Alamat Redaksi: Jl. Oekam, RT 13/RW 005 Kelurahan Sikumana, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, NTT. Email: redaksiliputanntt@gmail.com. Tlp/Hp: 081236630013 Rekening: BRI: No. Rek. 467601014931533 a.n. Hendrik Missa Bank NTT: No. Rek. 2503210258 a.n. Hendrik Missa