KUPANG, LIPUTANNTT.com,Dalam momentum Peringatan Hari Pendidikan Nasional ke-67, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Timur (KPwBI NTT) menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan kualitas sumber daya manusia melalui sinergi strategis di bidang pendidikan dan literasi. Komitmen tersebut diwujudkan melalui partisipasi aktif dalam Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional yang diselenggarakan di Lapangan Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Upacara dipimpin oleh Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, selaku inspektur upacara, serta dihadiri oleh Wakil Gubernur NTT, pimpinan DPRD, unsur Forkopimda, jajaran ASN, kepala sekolah, guru, dan perwakilan pelajar SMA/SMK se-NTT. Dalam amanatnya, Gubernur NTT menekankan bahwa pendidikan tidak hanya berfokus pada penguasaan ilmu pengetahuan, namun juga harus diiringi dengan pembentukan karakter, integritas, dan nilai-nilai kebangsaan bagi generasi muda.
Sejalan dengan semangat tersebut, KPwBI NTT terus memperkuat peran strategisnya dalam mendukung ekosistem pendidikan yang inklusif dan adaptif. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui sinergi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT dalam penguatan materi kebanksentralan pada kegiatan kokurikuler Cinta, Bangga, Paham Rupiah (CBP Rupiah) di satuan pendidikan. Program ini diharapkan dapat membangun pemahaman generasi muda mengenai peran Bank Indonesia, pentingnya menjaga nilai Rupiah, serta meningkatkan literasi ekonomi dan keuangan sejak dini.
Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap peningkatan kualitas pembelajaran, Bank Indonesia dan Pemerintah Provinsi NTT turut menyerahkan bantuan sarana penunjang pembelajaran seperti buku, alat tulis, dan tas secara simbolis kepada siswa/i SMA/SMK di NTT. Selain itu, Bank Indonesia juga memberikan apresiasi kepada SMA Negeri 6 Kupang sebagai Sekolah Pilot Project Inovasi CBP Rupiah Tahun 2026.
Pada kesempatan yang sama, Bank Indonesia turut memberikan penghargaan kepada para pemenang Lomba Desain Mobil Literasi Keliling sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas, inovasi, dan kontribusi generasi muda dalam mendukung gerakan literasi. Penghargaan diberikan kepada tim dari SMA Santo Arnoldus Janssen Kupang sebagai Juara I, serta tim dari SMK Negeri 2 Kupang sebagai Juara II.
Momentum Hari Pendidikan Nasional ini menjadi penguat sinergi antara Bank Indonesia dan Pemerintah Daerah dalam menghadirkan pendidikan yang lebih inklusif, relevan, dan berdampak. Melalui kolaborasi lintas sektor, Bank Indonesia optimistis upaya penguatan literasi, pembentukan karakter, dan peningkatan kapasitas generasi muda dapat menjadi fondasi penting dalam mewujudkan sumber daya manusia unggul dan mendukung kemajuan ekonomi.(*)


