SEMAU, LIPUTANNTT.com,Bupati Kupang, Yosef Lede, minggu yang lalu tepatnya Sabtu (13/6), membuka kegiatan Festival Iklim Tingkat Sekolah Dasar, di SD Inpres Huilelot, Desa Huilelot, Kecamatan Semau dan di SD Inpres Naikean, Desa Naikean, Kecamatan Semau Selatan kabupaten Kupang.
Kegiatan tersebut terselenggara atas Kerjasama Pemerintah Kabupaten Kupang dan LSM CIS Timor dan Save The Children. Kegiatan itu sendiri digelar di beberapa SD di Kecamatan Semau, Semau Selatan, dan Kupang Barat.
Yosef Lede dalam sambutannya mengatakan, terlaksananya kegiatan tersebut merupakan suatu terobosan luar biasa dari CIS Timor dan Save The Children, yang membuktikan bahwa Pemerintah Kabupaten Kupang tidak sendiri dalam membangun di Kabupaten Kupang, ada berbagai elemen masyarakat, termasuk para LSM yang selalu mendukung Pemerintah. Ditegaskan. Pemerintah Kabupaten Kupang tentu berterimakasih kepada CIS Timor dan Save The Children atas penyelenggaraan kegiatan tersebut, karena membantu pemerintah, terutama dalam menyentuh hal – hal kebutuhan masyarakat yang belum tersentuh pemerintah untuk ditingkatkan.
“Kita sekarang mengalami yang Namanya perubahan iklim, ini yang mesti diantisipasi oleh kita semua. Dan hari ini kita ajarkan hal tesebut kepada anak – anak, karena anak – anak adalah masa depan kita, sehingga pengetahuan – pengetahuan ini harus kita ajarkan kepada mereka. Ini mungkin hanya kepada beberapa sekolah saja, tapi saya berharap siswa – siswi dari sekolah – sekolah ini bisa menjadi sumber informasi bagi sekolah – sekolah lainnya yang ada di Kabupaten Kupang”, ujar Yosef Lede.
Yosef Lede juga meminta semua elemen masyarakat Kabupaten Kupang untuk melakukan kegiatan – kegiatan yang mendukung pelestarian alam dan lingkungan, seperti menggalakan kegiatan tanam pohon, tidak membuang sampah sembarangan, dan lain sebagainya.
Direktur CIS Timor, Haris Oematan, mengatakan, CIS Timor dan Save The Children menyelenggarakan kegiatan tersebut untuk mendukung Pemerintah Kabupaten Kupang dalam visi – misinya membangun generasi emas di Kabupaten Kupang, dengan mempersiapkan generasi muda di Kabupaten Kupang menghadapi resiko bencana. Dilanjutkan, kegiatan juga berpusat di Pulau Semau, karena Pulau Semau memegang peranan penting dalam ekologi bersama di bagian Selatan Indonesia, lebih dari itu Pulau Semau sendiri kehilangan daratan yang cukup signifikan yang cukup serius setiap tahunnya, mencapai Dua Meter sekeliling pulau.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, beberapa pimpinan OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Kupang, Camat Semau dan Semau Selatan, Ketua FPRB Kabupaten Kupang, para Kepala Desa se- Pulau Semau, serta para Kepala Sekolah, Kepala Puskesmas dan siswa – siswi Sekolah Dasar tempat festival digelar.(*)

