KUPANG, LIPUTANNTT.com,Bupati Kupang Yosef Lede melantik dan mengambil sumpah/ janji 10 (Sepuluh) Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kupang, berdasarkan Surat Keputusan Bupati Nomor : 821.12/04/BKPSDM.KAB.KPG/2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil Dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, berlangsung di Kantor Bupati, Rabu (10/12/2025)
Dalam sambutannya, Bupati Yosef Lede menjelaskan, untuk 10 (Sepuluh) jabatan yang dibuka, tercatat 39 orang pelamar mendaftar dan mengikuti seleksi administrasi, 34 orang dinyatakan memenuhi syarat dan 5 orang dinyatakan tidak memenuhi syarat. Setelah melalui proses seleksi berjenjang hingga penetapan akhir, hari ini secara resmi dilantik 10 pejabat hasil seleksi terbuka.
"Kepada seluruh pejabat yang menerima amanah baru, saya menyampaikan selamat dan apresiasi. Jabatan adalah bentuk kepercayaan dan tanggungjawab moral kepada masyarakat. Karena itu, saya menitipkan pesan untuk bekerja dengan hati, peka terhadap kebutuhan masyarakat. Bangun kerjasama lintas sektor. Jaga integritas dan jadilah teladan,"jelas Yosef Lede.
Kesempatan itu, secara khusus Bupati Yosef menekankan beberapa hal penting untuk dilaksanakan Kepala Pelaksana BPBD. Dijelaskannya, Kabupaten Kupang merupakan daerah dengan potensi bencana yang tinggi, seperti banjir, angin kencang dan tanah longsor.
"Saya berharap Kalak BPBD dapat membangun sistem siaga bencana yang cepat dan responsif. Setiap keterlambatan dapat berakibat pada keselamatan masyarakat. Karena itu, kehadiran BPBD harus nyata di lapangan,"harapnya.
Sementara kepada Kepala Badan Pendapatan Daerah, Bupati memberikan pesan strategis terkait penguatan fiskal daerah diantaranya gali potensi pajak daerah, retribusi, pemanfaatan aset dan potensi pendapatan sah lainnya, bangun koordinasi lintas perangkat daerah agar upaya peningkatan PAD berjalan terpadu dan lakukan pemungutan pendapatan daerah secara transparan, akuntabel, tertib dan mudah diakses masyarakat.
"Kita semua mengetahui bahwa dana transfer dari pusat mengalami penyesuaian dan sebagian terjadi pemangkasan. Kondisi ini menuntut kita meningkatkan Pendapatan Asli Daerah secara signifikan dan berkelanjutan,"katanya.
Selanjutnya, Bupati berpesan, tidak ada jabatan yang abadi. Jabatan bukan sebuah kesombongan, tapi tanggung jawab dan kapanpun bisa bergeser. "Tidak ada yang abadi. Tetap komitmen dengan pakta integritas. Tidak ada kaitannya dengan unsur politik atau adanya kekerabatan, tim sukses, suku, agama, tapi murni di nilai secara objektif berdasarkan kemampuan, integritas dan kerja loyal untuk membangun Kabupaten Kupang. Bapak ibu yang dilantik, bantu Bupati dan Wakil Bupati terus bekerja dan berjuang lengkapi segala keterbatasan dan kekurangan dengan kerja keras agar dapat menuju perubahan demi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kupang,"ucap dia.
Sepuluh Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang dilantik yaitu
1.dr.Desemiyety Ngatriany sebagai Kepala Dinas Kesehatan
2. Frits Johanes Kuhurima, Kepala Dinas Perhubungan
3. Yared Anderson Tamoes, Kepala Dinas Perikanan
4. Fepriantu Imanuel Salukh, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika
5. Jon Alexanders Sula, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa
6. Marthen Kinov Timate Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
7. Mesakh Foeh Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah
8. Alfons Alfian Alfi Ganggas, Kepala Badan Pendapatan Daerah
9. Nofliyanto Fridrayan Amtiran, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah
10. Aprion Jonas Lona, Kepala Satpol PP.
Acara pelantikan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Aurum Titu Eki, Staf Ahli Bupati, Asisten Sekda, Pimpinan OPD, Rohaniawan pendamping, serta undangan lainnya.
Usai pelantikan, Kepala Bapenda, Alfons Alfian Alfi Ganggas yang ditemui saat itu menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Kupang yang telah mempercayakan dirinya sebagai Kepala Bapenda. Ia katakan, sesuai harapan Bupati, dirinya akan mengoptimalkan semua potensi di Kabupaten Kupang, bersinergi dengan semua Perangkat Daerah Pengelola PAD, sehingga target dapat terealisasi secara baik. Ia juga akan berkoordinasi dengan semua lintas sektor dari Kementerian, OPD teknis, Provinsi, Kota sehingga semua piutang atas pajak khusus material digunakan dapat terbayar di Kabupaten Kupang.
Senada disampaikan Kalak BPBD, Nofliyanto Amtiran. Ia menyatakan rasa syukur atas tanggungjawab yang baru, yang dipercayakan Bupati kepada dirinya. Terkait beberapa pesan Bupati dalam sambutan, Kalak Nofli Amtiran pastikan akan selalu siap siaga. "Memasuki musim hujan, apalagi Kabupaten Kupang rawan terhadap bencana, tentu saya akan mengambil langkah-langkah tertentu, berkoordinasi dengan pemangku kepentingan agar selalu siap saat terjadi bencana,"ujarnya.(*)

