KUPANG, LIPUTANNTT.Com,Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menghadiri Acara Puncak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-XVII Perumda Air Minum Kota Kupang yang berlangsung di Halaman Kantor Perumda Air Minum Kota Kupang, Kamis (16/4).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis, S.Sos., M.Sc., anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur, anggota DPRD Kota Kupang, para Staf Ahli Wali Kota Kupang, para Asisten Sekretaris Daerah Kota Kupang, perwakilan Kepala Perwakilan BPKP Provinsi NTT Kepala Perangkat Daerah Kota Kupang, Direktur Perumda Air Minum Kota Kupang, Isidorus Lilijawa, S.Fil., M.M., beserta jajaran, para Direktur Perusahaan Daerah, para Camat se-Kota Kupang, pimpinan lembaga agama, Ketua Karang Taruna Kota Kupang, Kepala BLUD SPAM Provinsi NTT, Area Program Manager NTT Yayasan Plan International Indonesia, para Mantan Direktur PDAM Kota Kupang, para pimpinan perbankan, pimpinan perhotelan, mitra penyedia air bersih, serta tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan apresiasi tinggi kepada jajaran direksi dan seluruh pegawai Perumda atas dedikasi dan kerja keras selama 17 tahun dalam menghadirkan layanan air bersih bagi masyarakat.
Wali Kota secara khusus mengapresiasi rangkaian kegiatan sosial yang digelar dalam perayaan HUT tersebut, seperti bakti sosial di panti asuhan, pengobatan gratis, pasar murah, serta pemberian sambungan rumah gratis kepada 17 keluarga. Menurutnya, perayaan hari jadi sebuah institusi tidak boleh sekadar seremonial, tetapi harus memberi dampak nyata bagi masyarakat.
“Perayaan tidak boleh hanya gagah secara seremoni, tetapi harus berdampak langsung. Apa yang dilakukan hari ini adalah contoh nyata bagaimana Perumda hadir untuk membantu menjawab kebutuhan masyarakat,” ujar Wali Kota.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota juga menyampaikan analogi tentang kapal untuk menggambarkan peran Perumda Air Minum. Ia menegaskan bahwa sebagaimana kapal yang tidak dibuat untuk sekadar bersandar di dermaga, Perumda juga tidak dibentuk untuk sekadar tampil baik secara administratif, melainkan untuk menghadapi dan menyelesaikan berbagai persoalan air bersih di Kota Kupang.
“Perumda ini bukan untuk gagah-gagahan, tetapi untuk menghajar gelombang persoalan air yang ada. Dan hari ini kita melihat Perumda telah berlayar jauh, bekerja nyata di tengah tantangan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Wali Kota menekankan bahwa peringatan HUT Perumda Air Minum bukan sekadar perayaan usia, tetapi juga momentum untuk meneguhkan kembali tanggung jawab kemanusiaan dalam pelayanan air bersih. Ia mengingatkan bahwa air sebagai sumber kehidupan tidak pernah memilih kepada siapa ia mengalir, sehingga pelayanan publik pun harus dijalankan secara adil, merata, dan tanpa pamrih.
“Pelayanan air adalah pelayanan kemanusiaan. Air tidak pernah memilih, maka kita pun tidak boleh memilih dalam melayani masyarakat,” tambahnya.
Wali Kota juga mengakui masih adanya berbagai tantangan dalam pelayanan air bersih di Kota Kupang. Ia menegaskan bahwa tugas Perumda belum selesai selama masih ada masyarakat yang belum mendapatkan akses air bersih secara layak.
“Selama masih ada warga yang kesulitan air bersih, maka tugas kita belum tuntas. Kita tidak boleh puas hanya karena air sudah mengalir, tetapi harus memastikan keadilan, kualitas, dan kepastian layanan ikut mengalir bersama,” ujarnya.
Di akhir sambutannya, Wali Kota menegaskan bahwa Perumda Air Minum Kota Kupang tidak boleh hanya berperan sebagai operator teknis, tetapi harus menjadi penjaga kehidupan bagi masyarakat Kota Kupang.
“Di setiap tetes air ada martabat manusia yang kita jaga, dan di setiap sambungan pipa ada harapan yang kita alirkan,” pungkasnya.
Sementara itu, Direktur Perumda Air Minum Kota Kupang, Isidorus Lilijawa, S.Fil., M.M., dalam sambutannya menyampaikan bahwa hingga saat ini Perumda telah melayani sekitar 17.500 pelanggan dengan cakupan kurang lebih 20 persen. Ia menjelaskan bahwa jika digabungkan dengan operator lain seperti PDAM Kabupaten Kupang dan SPAM Provinsi NTT, maka cakupan pelayanan air bersih di Kota Kupang mencapai sekitar 30 persen.
Ia juga mengungkapkan hasil survei kepuasan pelanggan yang menunjukkan indeks kepuasan masyarakat berada pada angka 82 dengan kategori baik. Meski demikian, masih terdapat sejumlah aspek yang perlu dibenahi, terutama dalam manajemen pengaduan pelanggan, kompetensi sumber daya manusia, serta peningkatan sarana dan prasarana pelayanan.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa selama 17 tahun Perumda tidak hanya mengalirkan air, tetapi juga mengalirkan harapan. Berbagai pengaduan yang diterima setiap hari menjadi bentuk harapan masyarakat yang harus dijawab dengan kerja nyata. Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh Pemerintah Kota Kupang, termasuk rencana penguatan melalui penyertaan modal untuk memperluas jaringan pelayanan air bersih.
Sebagai bagian dari perayaan HUT ke-XVII, Perumda Air Minum Kota Kupang juga menyelenggarakan berbagai rangkaian kegiatan yang berdampak langsung bagi masyarakat, antara lain peluncuran program promosi sambungan rumah, peluncuran website resmi Perumda Air Minum, pemasangan sambungan rumah gratis bagi 17 warga berpenghasilan rendah, serta kegiatan berbagi kasih ke panti asuhan.
Selain itu, turut dilaksanakan kegiatan donor darah bagi pegawai dan masyarakat umum, pemeriksaan kesehatan gratis, serta pasar murah. Perumda juga menggelar talkshow di radio bertema “17 Tahun Perumda Air Minum Mengalirkan Harapan”, sosialisasi HIV/AIDS bersama Komisi Penanggulangan AIDS Daerah (KPAD) Kota Kupang di SMA Santo Arnoldus Janssen dan SMPN 11 Kupang, peresmian Forum Pelanggan, peluncuran program Berbagi Air, serta gelar UMKM yang melibatkan pelaku usaha lokal.(*/crd)

