KUPANG, LIPUTANNTT.Com,Memasuki hari pertama sekolah Tahun Ajaran 2026/2027, Pemerintah Kota Kupang menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ketahanan keluarga dengan mendukung Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah (GAMAS) dan Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak ke Sekolah (GEMAR).
Dukungan tersebut diwujudkan melalui penyampaian imbauan kepada seluruh perangkat daerah agar memberikan fleksibilitas waktu kerja bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memiliki anak usia sekolah, sehingga dapat mengantar anak pada hari pertama masuk sekolah maupun mengambil rapor sesuai jadwal yang ditetapkan satuan pendidikan.
Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor B/257/M.KT.02/2026 tentang Imbauan Mendukung Penguatan Ketahanan Keluarga Bagi Pegawai ASN, serta Surat Edaran Gubernur Nusa Tenggara Timur mengenai pelaksanaan GAMAS dan GEMAR.
Sehubungan dengan dimulainya tahun ajaran 2026/2027 pada hari ini, Senin (13/7), Pemkot Kupang melalui informasi resmi yang disampaikan kepada seluruh pimpinan perangkat daerah, camat, lurah, direktur RSUD S.K. Lerik, hingga direktur Perumda Kota Kupang, mengimbau agar ASN yang memiliki anak pada jenjang PAUD, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah diberikan kesempatan untuk mengantar anak ke sekolah melalui pengaturan waktu kerja yang fleksibel tanpa mengganggu kualitas pelayanan publik dan kinerja organisasi.
Perhatian khusus juga diberikan kepada ASN laki-laki agar terlibat aktif dalam Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah sebagai bagian dari upaya memperkuat peran ayah dalam keluarga.
Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menilai bahwa kehadiran ayah pada momen-momen penting pendidikan anak memiliki makna yang jauh lebih besar daripada sekadar mengantar atau mengambil rapor. "Sering kali yang diingat anak bukan seberapa jauh kita mengantar mereka, tetapi bahwa kita hadir saat mereka membutuhkan. Kehadiran ayah di hari pertama sekolah adalah pesan sederhana namun kuat: kamu tidak berjalan sendiri. Dari keluarga yang kuat akan lahir generasi yang percaya diri, berkarakter, dan siap membangun masa depan," ujar Wali Kota.
Menurutnya, pembangunan sumber daya manusia tidak hanya dimulai dari ruang kelas, tetapi juga dari keluarga yang hangat dan penuh keterlibatan orang tua.
Karena itu, Pemerintah Kota Kupang memandang GAMAS dan GEMAR sebagai gerakan yang sejalan dengan semangat pembangunan manusia yang inklusif dan berkelanjutan. Kehadiran ayah dalam proses tumbuh kembang anak diyakini mampu memperkuat ikatan keluarga, meningkatkan kepercayaan diri anak, serta membentuk karakter generasi muda yang tangguh.
Melalui dukungan terhadap kedua gerakan tersebut, Pemerintah Kota Kupang ingin menegaskan bahwa membangun kota tidak hanya dilakukan melalui pembangunan fisik dan infrastruktur, tetapi juga melalui penguatan keluarga sebagai fondasi utama masyarakat.
Dengan semangat “Ayah Hebat, Anak Kuat, Indonesia Maju”, Pemerintah Kota Kupang mengajak seluruh ASN dan masyarakat untuk menjadikan kehadiran orang tua, khususnya ayah, sebagai investasi terbaik bagi masa depan anak dan kemajuan bangsa menuju Indonesia Emas 2045.(*/ ajl)

