Pemerintah Provinsi NTT Apresiasi Kepedulian Warga Penemu Bayi di Amarasi, Pastikan Perlindungan dan Penanganan Maksimal

Pemred Liputan NTT
0

 

KUPANG, LIPUTANNTT.com,Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Domitianus Bonat, seorang petani asal Kelurahan Nonbes, Kecamatan Amarasi, Kabupaten Kupang, yang telah menyelamatkan seorang bayi perempuan yang ditemukan dalam kondisi masih hidup di dalam sebuah kardus di kawasan hutan Mnera Kabnono, Jumat pagi (10/7/2026).


Sebagai bentuk perhatian Pemerintah Provinsi NTT, Kepala Bidang Penanganan Bencana Dinas Sosial Provinsi NTT Adrianus Yosephus Pa bersama Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Agus Widodo mengunjungi langsung Domitianus Bonat menyampaikan apresiasi dari Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena dan Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma.


"Atas nama Pemerintah Provinsi NTT, Bapak Gubernur dan Bapak Wakil Gubernur menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Bapak Domitianus Bonat atas kepedulian dan tindakan kemanusiaan yang telah dilakukan. Respons cepat beliau telah menyelamatkan nyawa seorang bayi yang sangat membutuhkan pertolongan," ujar Adrianus Pa.


Menurutnya, tindakan yang dilakukan Domitianus merupakan teladan nyata nilai-nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial yang patut dicontoh oleh masyarakat. Pemerintah Provinsi NTT juga memastikan bayi tersebut akan memperoleh perlindungan, pendampingan, serta penanganan sesuai ketentuan yang berlaku melalui koordinasi dengan pemerintah kabupaten, tenaga kesehatan, dan instansi terkait.


Peristiwa tersebut bermula sekitar pukul 06.30 WITA ketika Domitianus Bonat berjalan menuju kebunnya untuk memindahkan ternak. Di pinggir jalan ia melihat sebuah kardus berwarna cokelat yang tampak mencurigakan. Saat diperiksa, ia terkejut mendapati seorang bayi perempuan yang masih hidup berada di dalamnya.


"Pagi-pagi waktu beta ke kebun untuk pindah sapi, beta lihat ada dos di pinggir jalan. Beta cek begini, ternyata ada bayi. Lalu beta panggil kasitau katong pu orang di situ," tutur Domitianus.


Setelah menemukan bayi tersebut, Domitianus segera menghubungi warga lain, Erens Teinati, untuk bersama-sama mengamankan lokasi sebelum melaporkan kejadian itu kepada Polsek Amarasi dan petugas kesehatan dari Puskesmas Oekabiti.


Sekitar pukul 07.00 WITA, personel Polsek Amarasi bersama tim medis tiba di lokasi. Bayi ditemukan dalam kondisi dibungkus handuk berwarna abu-abu dan dialasi sprei berwarna merah muda di dalam kardus. Bayi kemudian dievakuasi ke Puskesmas Oekabiti untuk menjalani pemeriksaan dan mendapatkan perawatan medis.


Dalam kesempatan tersebut, Domitianus juga menyampaikan keinginannya untuk mengadopsi bayi yang ditemukannya apabila seluruh proses hukum dan administrasi telah selesai sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.


Sementara itu, Ketua RT 019, Riky Boimau, berharap aparat penegak hukum dapat mengusut tuntas pelaku yang diduga telah membuang bayi tersebut agar kejadian serupa tidak kembali terulang.


"Kami dukung pihak kepolisian mengungkap pelaku kejadian ini biar ada efek jera dan menjadi pelajaran bagi yang lain. Katong sonde mau ada kejadian seperti ini terulang lagi," ujarnya.


Ia juga mengungkapkan bahwa lokasi penemuan bayi tersebut pernah menjadi tempat ditemukannya jenazah kasus pembunuhan pada tahun 2011 silam.


Pemerintah Provinsi NTT menegaskan bahwa perlindungan terhadap anak merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, pemerintah mengajak seluruh masyarakat untuk tidak ragu melaporkan apabila menemukan anak yang membutuhkan pertolongan atau mengetahui adanya dugaan tindak kekerasan maupun penelantaran terhadap anak.


Pemerintah Provinsi NTT juga mengapresiasi sinergi masyarakat, aparat kepolisian, tenaga kesehatan, dan seluruh pihak yang bergerak cepat dalam menyelamatkan bayi tersebut. Keberpihakan kepada kelompok rentan, khususnya anak-anak, akan terus menjadi perhatian Pemerintah Provinsi NTT sebagai bagian dari komitmen menghadirkan pelayanan yang humanis, responsif, dan berorientasi pada keselamatan masyarakat. (*)



Tags

Posting Komentar

0Komentar

Please Select Embedded Mode To show the Comment System.*

Melayani permintaan peliputan dan pemasangan iklan banner. Marketing Director (Email: redaksiliputanntt@gmail.com.Contact Person:081236630013). Alamat Redaksi: Jl. Oekam, RT 13/RW 005 Kelurahan Sikumana, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, NTT. Email: redaksiliputanntt@gmail.com. Tlp/Hp: 081236630013 Rekening: BRI: No. Rek. 467601014931533 a.n. Hendrik Missa Bank NTT: No. Rek. 2503210258 a.n. Hendrik Missa