KUPANG, LIPUTANNTT.Com, Universitas Persatuan Guru (UPG) 1945 Nusa Tenggara Timur sukses menggelar Rapat Senat Terbuka dalam rangka Wisuda Sarjana ke-10 yang melepas 439 lulusan terbaiknya. Momen bersejarah ini dihadiri langsung oleh Wakil Gubernur NTT, Irjen Pol. Dr. Drs. Johni Asadoma, M.Hum, serta Bupati Kupang, Yosef Lede, SH yang juga merupakan Alumni Terbaik Sarjana Hukum dari kampus tersebut.
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma menyampaikan ucapan selamat dan rasa bangganya atas pencapaian para wisudawan yang telah menjadi kebanggaan keluarga dan masyarakat. Meski demikian, beliau mengingatkan bahwa kelulusan ini barulah tahapan awal dari perjalanan panjang menuju kesuksesan yang sesungguhnya. "Ini belum sampai pada tujuan akhir, karena itu jangan cepat merasa puas. Ini baru satu tahapan. Saya ingin memotivasi para wisudawan, jadilah pencipta lapangan kerja. Jangan langsung berharap hasil yang besar, kerjakan apa yang ada di depan mata. Kehidupan ini berproses dari hal-hal sederhana menuju kesuksesan yang besar. Kuncinya, tetaplah belajar," tegas Wagub Johni Asadoma memotivasi.
Senada dengan hal tersebut, Bupati Kupang Yosef Lede yang hadir sebagai alumni sekaligus kepala daerah, mengungkapkan rasa bangga yang mendalam atas kesempatan kedua kalinya memberikan sambutan di podium yang sama. "Tahun 2023 lalu saya berdiri di sini sebagai peserta wisuda, dan tahun ini saya hadir kembali sebagai ikatan alumni sekaligus sebagai Bupati Kupang. Ini merupakan suatu kebanggaan luar biasa," ungkap Yosef Lede.
Sebagai bentuk komitmen nyata pemerintah terhadap sektor pendidikan yang menjadi program unggulan dalam visi misinya, Yosef Lede menegaskan komitmen Pemkab Kupang untuk menyiapkan anggaran beasiswa. Langkah ini diambil demi melahirkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan berdaya saing di NTT, khususnya di Kabupaten Kupang.
Pemerintah harus memberi apresiasi atas kerja keras para wisudawan berprestasi. Kebijakan ini tidak hanya berlaku untuk jenjang S1 atau S2. "Kami berencana akan siapkan anggaran khusus bagi warga Kabupaten Kupang maupun ASN untuk melanjutkan studi ke jenjang S3 yang dibiayai penuh oleh pemerintah. Mengingat mahasiswa UPG 1945 ini mayoritas adalah warga Kabupaten Kupang, seluruh kegiatan strategis UPG 1945 ke depan akan kami fasilitasi," jelas Bupati Kupang.
Ia juga menitipkan pesan inspiratif kepada para juniornya agar tetap rendah hati, merancang masa depan dengan matang, serta tidak terjebak pada pola pikir menjadi ASN semata. Lulusan diharapkan mampu menciptakan kemandirian ekonomi lewat dunia wirausaha dan mengimplementasikan ilmu yang didapat di bangku kuliah untuk kemaslahatan masyarakat. Atas nama alumni, Bupati Kupang turut menyampaikan terima kasih yang mendalam kepada Ketua BPH PGRI, Rektor, Senat, dan seluruh jajaran dosen UPG 1945. Melalui momentum ini, 439 lulusan baru UPG 1945 NTT diharapkan mampu bertransformasi menjadi garda terdepan yang menggerakkan roda pembangunan di Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Apresiasi dan ucapan selamat juga datang dari Rektor UPG 1945 NTT, Uly Jonathan Riwu Kaho, S.P., M.Si., melalui sambutannya, beliau memotivasi para lulusan baru tersebut. "Selamat bergabung di keluarga besar Alumni UPG 1945. Kami berharap lulusan tahun ini mampu menjadi figur unggulan di masyarakat, membawa citra positif bagi kampus, dan siap mengabdi lewat karya-karya terbaik sesuai gelar yang kini disandang," tegasnya
Acara wisuda ke-10 ini berlangsung khidmat dengan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Ketua BPH PGRI Dr. Semuel Haning, SH, MH; Rektor UPG 1945 NTT Uly Jonathan Riwu Kaho, SP, M.Si; jajaran Senat dan Dekan UPG 1945 NTT; serta perwakilan LLDIKTI Wilayah XV. Turut hadir unsur Forkopimda Provinsi NTT, Sekda Kota Kupang Jefry Pelt, SH, Mantan Wakil Bupati Kupang periode 2001-2004 Ir. Dominggus Frids Djubida, serta para orang tua wisudawan yang mendampingi dengan penuh rasa bahagia.(*)


