Kupang, LIPUTANNTT.Com,Suasana hangat dan produktif mewarnai ruang kerja Dekan Fakultas Peternakan, Kelautan, dan Perikanan (FPKP) Universitas Nusa Cendana (UNDANA) pada pertemuan antara jajaran pimpinan fakultas dengan perwakilan mahasiswa, Jumat (06/03/2026). Marno Bunda, yang menjabat sebagai Ketua Badan Legislatif Mahasiswa (BLM) FPKP UNDANA sekaligus Ketua Bidang Sosial Masyarakat Ikatan Senat Mahasiswa Peternakan Indonesia (ISMAPETI), melakukan audiensi tatap muka untuk membahas berbagai program strategis guna memajukan fakultas di masa mendatang.
Pertemuan yang berlangsung konstruktif ini diterima langsung oleh Dekan FPKP, Dr. Ir. Agnette Tjendanawangi, M.Si., Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Dr. Franchy Ch. Liufeto, S.Pi., M.Si., Kepala Bagian Umum, Natan Jackson Retha, S.Pt., serta Koordinator Program Studi Peternakan, Dr. Ir. Maria Y. Luruk, MP., IPU. Kesediaan para pemangku kebijakan ini menunjukkan keseriusan fakultas dalam merespons aspirasi mahasiswa.
Dalam diskusi yang berlangsung interaktif, Marno Bunda menyampaikan sejumlah gagasan segar yang lahir dari aspirasi mahasiswa. Program-program yang diusulkan mencakup penguatan kapasitas kelembagaan mahasiswa, peningkatan kualitas kegiatan akademik dan non-akademik, serta inisiatif pengabdian masyarakat yang lebih terintegrasi antara civitas akademika dengan masyarakat luas. Sebagai perwakilan ISMAPETI, Marno juga menyoroti pentingnya peran serta mahasiswa dalam isu-isu sosial kemasyarakatan yang relevan dengan bidang keilmuan di FPKP.
Menyambut positif inisiatif tersebut, pihak pimpinan fakultas mengapresiasi langkah progresif yang dilakukan oleh Marno Bunda dan jajarannya. Dekan FPKP, Dr. Agnette Tjendanawagi menegaskan bahwa pintu fakultas selalu terbuka bagi dialog konstruktif. Beliau berharap program-program yang dirancang nantinya tidak hanya bersifat seremonial, tetapi mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas mahasiswa dan institusi.
Pertemuan ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk segera menindaklanjuti butir-butir diskusi ke dalam rencana aksi yang terukur. Sinergi yang erat antara pimpinan fakultas dan mahasiswa ini diharapkan menjadi fondasi kokoh untuk melahirkan generasi pemimpin masa depan yang unggul, serta membawa FPKP UNDANA semakin berdaya saing di tingkat nasional. Marno Bunda menyatakan optimismenya bahwa kolaborasi ini akan membuahkan hasil nyata bagi kemajuan fakultas dan kesejahteraan mahasiswa.(*/ MB)

