Wagub Johni Asadoma Hadiri Penutupan Kupang Lampion Food Street Market

Pemred Liputan NTT
0

  

KUPANG, LIPUTANNTT.Com,Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Johanis Asadoma menghadiri acara penutupan Kupang Lampion Food Street Market yang berlangsung di ruas Jalan El Tari, Kota Kupang, pada Minggu (8/3/2026).


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPD RI Abraham Paul Liyanto, Wali Kota Kupang Christian Widodo, Ketua Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) NTT Hengki Liyanto, Ketua Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) NTT Theo Widodo, jajaran Forkopimda Provinsi NTT, serta masyarakat yang memadati lokasi kegiatan.


Dalam sambutannya, Wagub Johni Asadoma menyampaikan bahwa penyelenggaraan kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini menunjukkan bagaimana ruang publik dapat menjadi tempat bertumbuhnya kreativitas masyarakat sekaligus menggerakkan ekonomi rakyat.


Menurutnya, keberadaan deretan stan produk UMKM dan antusiasme masyarakat yang berkunjung menandakan bahwa kegiatan tersebut telah menjadi ruang ekonomi yang hidup bagi masyarakat.


“Kita menyaksikan bagaimana ruang publik ini menjadi tempat bertemunya kreativitas, berkembangnya usaha kuliner lokal, serta menjadi wadah bagi para pelaku UMKM dan komunitas kreatif untuk memperkenalkan produk dan karya mereka kepada masyarakat luas,” ujarnya.


Ia menambahkan, berbagai produk lokal dan sajian kuliner yang ada di festival ini menjadi bukti bahwa potensi ekonomi masyarakat terus bertumbuh.


“Setiap sajian kuliner yang disuguhkan, setiap produk lokal yang dipajang, serta setiap karya dari kelompok-kelompok kreatif menjadi bukti bahwa potensi masyarakat kita begitu besar dan terus berkembang,” tambahnya.


Menurutnya, cahaya lampion yang menghiasi ruas jalan El Tari Kupang yang adalah lokus kegiatan ini menjadi simbol semangat kebersamaan, kerja keras, dan kreativitas yang mampu melahirkan peluang-peluang ekonomi baru bagi masyarakat.


Kupang Lampion Food Street Market menurut Johni Asadoma tidak hanya menjadi ruang hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi panggung bagi kebangkitan ekonomi rakyat serta wadah pertemuan antara kreativitas, budaya, kuliner, UMKM, dan semangat kewirausahaan.


“Kita berharap semangat kolaborasi dari berbagai pihak baik paguyuban, komunitas kreatif, pelaku UMKM, dunia usaha, maupun pemerintah dapat terus menjadi kekuatan bersama dalam membangun perekonomian daerah, khususnya di Nusa Tenggara Timur,” jelasnya.


Dalam kesempatan tersebut, Wagub Johni Asadoma menyampaikan apresiasi kepada Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Provinsi NTT dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyelenggarakan kegiatan tersebut.


“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas kerja keras dan dedikasi semua pihak yang telah menghadirkan kegiatan ini dengan baik. Kolaborasi seperti ini menunjukkan bahwa kebersamaan dan gotong royong adalah kekuatan utama dalam membangun kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat,” ungkapnya.


Sementara itu, Ketua Panitia Kupang Lampion Food Street Market, Andre Hartato, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan yang berlangsung pada 6–8 Maret 2026 tersebut mengusung tema “Harmoni Budaya dalam Keberagaman” dan melibatkan sekitar 70 pelaku UMKM di Kota Kupang.


Ia menuturkan bahwa kegiatan ini memberikan dampak positif bagi para pelaku usaha. Bahkan, salah satu pelaku UMKM mengaku mampu menjual hingga 1.200 produk dalam satu hari, sesuatu yang belum pernah dialaminya sebelumnya.


“Secara keseluruhan, total transaksi selama dua hari pertama mendekati Rp500 juta dengan ribuan transaksi. Dengan tambahan transaksi pada hari ketiga, kami memperkirakan total transaksi selama tiga hari kegiatan ini bisa menembus angka Rp1 miliar,” jelas Andre.


Ia juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran Wakil Gubernur NTT yang dinilai menjadi dukungan penting bagi pengembangan ekonomi kreatif di daerah.

Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Kupang Christian Widodo menyampaikan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ruang silaturahmi masyarakat, tetapi juga mampu meningkatkan daya saing pelaku UMKM di Kota Kupang.


“UMKM merupakan salah satu tumpuan utama ekonomi di Kota Kupang. Karena itu, kami mengapresiasi PSMTI NTT yang telah menginisiasi kegiatan ini dan berharap ke depan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan dengan melibatkan lebih banyak pelaku UMKM,” ujar Christian Widodo.(*/ BS)


Posting Komentar

0Komentar

Please Select Embedded Mode To show the Comment System.*

Melayani permintaan peliputan dan pemasangan iklan banner. Marketing Director (Email: redaksiliputanntt@gmail.com.Contact Person:081236630013). Alamat Redaksi: Jl. Oekam, RT 13/RW 005 Kelurahan Sikumana, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, NTT. Email: redaksiliputanntt@gmail.com. Tlp/Hp: 081236630013 Rekening: BRI: No. Rek. 467601014931533 a.n. Hendrik Missa Bank NTT: No. Rek. 2503210258 a.n. Hendrik Missa