Kupang, LIPUTANNTT.Com,Universitas Kedokteran Nusa Cendana (Undana) Kupang menggelar seminar kesehatan bertajuk Event of The Year: Lawan Anemia Defisiensi Besi yang berlangsung di Gedung Gereja Masehi Hari Ketujuh Bukit Harapan Belo, Minggu (26/4/2026).
Kegiatan ini menghadirkan narasumber dr. Nindi Ariesta Adriani, S.Ked., yang menyampaikan materi penting mengenai bahaya anemia defisiensi besi, penyebab, gejala, hingga langkah-langkah pencegahannya sejak dini.
Dalam pemaparannya, dr. Nindi menjelaskan bahwa anemia defisiensi besi masih menjadi salah satu masalah kesehatan yang banyak dialami masyarakat, terutama pada remaja putri, ibu hamil, dan anak-anak. Kondisi ini terjadi akibat kurangnya kadar zat besi dalam tubuh sehingga produksi sel darah merah menjadi terganggu.
“Anemia bukan hanya soal tubuh yang lemas, tetapi juga dapat memengaruhi konsentrasi belajar, produktivitas kerja, hingga meningkatkan risiko komplikasi pada ibu hamil. Karena itu, edukasi tentang pentingnya asupan zat besi harus terus dilakukan,” ujar dr. Nindi.
Ia juga menekankan pentingnya pola makan sehat dengan mengonsumsi makanan yang kaya zat besi seperti daging merah, hati, sayuran hijau, kacang-kacangan, serta rutin mengonsumsi tablet tambah darah bagi kelompok yang membutuhkan.
Seminar ini mendapat antusiasme tinggi dari jemaat dan masyarakat sekitar yang hadir. Para peserta aktif mengikuti sesi diskusi dan bertanya mengenai cara mengenali gejala anemia serta langkah penanganannya.
Pihak Universitas Kedokteran Undana Kupang menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pengabdian kepada masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan, khususnya dalam pencegahan anemia defisiensi besi.
Melalui seminar ini, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya deteksi dini dan pencegahan anemia agar kualitas hidup dan kesehatan keluarga dapat terus terjaga. 
Ditempat yang sama Dr.dr Dwita Anastasia Deo M.Sc, Wakil Dekan fakultas kedokteran Undana Asia Medical Student Association universitas Nusa Cendana menyampaikan implementasi pertama untuk kegiatan ini adalah untuk diri sendiri, setelah itu baru kita bisa Implementasi kepada masyarakat, serta para mahasiswa harus juga memiliki Softskill .
"Lebih lanjut dr Anastasia Deo menyampaikan terimakasih kepada pihak pemuda pemudi Gereja Advent dan ikatan mahasiswa Advent dan lebih khusus kepada gereja Masehi Advent hari ketujuh bukit harapan yang sudah bersedia memberikan gedung gereja untuk kegiatan pertemuan seminar Event of the year, Lawan Anemia." Ujar Dwita.
Disisi lain Pdt. Deni Kana Djo, S.Ag, M.Pd,C, NLPP, C,Mt Dirut PA, gereja Masehi Advent Hari ketujuh Daerah Nusa tenggara. Kepada media ini Ia Memberikan apresiasi dan terimakasih kepada mahasiswa universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang yang telah berkenan hadir dan berbagi ilmu melalui seminar tentang Anemia, Tema ini sangat relevan, mengingat anemia merupakan salah satu masalah kesehatan yang masih banyak dialami oleh masyarakat, khususnya generasi muda." Ungkap Pdt Kana Djo.
Selanjutnya kami juga mengucapkan terima kasih kepada pihak mahasiswa universitas kedokteran Undana Kupang yang melibatkan pemuda Advent Distrik K3T dan k3t serta Ikatan mahasiswa Advent DNT, Untuk ikut terlibat dalam kegiatan ini.
Kiranya melalui seminar ini kita semua dapat memperoleh pengetahuan yang bermanfaat, dan memahami pentingnya pencegahan anemia, serta mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, sehingga kita dapat menjadi generasi yang sehat, kuat, dan siap melayani, Tuhan berkati."harapnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut dihadiri Dirut PA, Wakil Dekan, dr.nindi, ketua jemaat gmahk, jemaat gmahk, Prisbiter, pemuda pemudi gmahk, mahasiswa/i kedokteran Undana Kupang. Dalam kegiatan tersebut dari pihak universitas Nusa Cendana Kupang juga memberikan pemeriksaan kesehatan dan cek HB gratis dari dokter. (HM)


