Sinergi dan Inovasi Kuatkan Pengendalian Inflasi dan Dorong Digitalisasi Flores Bagian Tengah

Pemred Liputan NTT
0

 

KUPANG, LIPUTANNTT.com,Pemerintah Kabupaten Ngada, Nagekeo, dan Ende bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menyelenggarakan High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Flores Bagian Tengah pada Kamis (18/6/26)


Kegiatan diawali dengan pasar murah bersubsidi di Lapangan Kartini, Bajawa, sebagai upaya menjaga keterjangkauan harga pangan bagi masyarakat.


 HLM dipimpin oleh Bupati Ngada, Raymondus Bena, serta dihadiri Wakil Bupati Nagekeo Gonzalo Gratianus Muga Sada, Wakil Bupati Ende Dominikus M. Mere, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT Adidoyo Prakoso, unsur Forkopimda, instansi vertikal, dan perangkat daerah se-Flores Bagian Tengah. 


Dalam pertemuan tersebut, pemerintah daerah memaparkan perkembangan inflasi dan digitalisasi di masing-masing wilayah. Seluruh peserta sepakat memperkuat sinergi untuk menjaga inflasi tetap terkendali serta mempercepat transformasi digital guna mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.


Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, Adidoyo Prakoso, menegaskan bahwa pengendalian inflasi memerlukan kolaborasi yang kuat di tengah tingginya ketidakpastian global dan domestik. "Di tengah berbagai tantangan yang terus berkembang, kita perlu memperkuat sinergi dan inovasi agar pengendalian inflasi semakin efektif. Program-program yang dijalankan harus berpegang pada prinsip 3T, yaitu tepat waktu, tepat sasaran, dan tepat lokasi," ujar Adidoyo. 


Selanjutnya Pemerintah Kabupaten Ngada, Nagekeo, dan Ende juga berkomitmen menjaga inflasi dalam sasaran nasional sebesar 2,5±1% melalui berbagai program pengendalian inflasi yang inovatif dan berkelanjutan. Upaya tersebut diperkuat melalui peningkatan produktivitas pangan sebagai fondasi ketahanan pangan daerah dalam jangka menengah dan panjang.


Pada aspek digitalisasi, Bank Indonesia bersama pemerintah daerah terus mendorong optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui perluasan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD). Komitmen tersebut ditandai dengan peluncuran aplikasi NTT Retribusi, aplikasi berbasis mobile yang dilengkapi dashboard pemantauan transaksi secara real time untuk meningkatkan transparansi dan efektivitas pengelolaan retribusi daerah. Selain itu, pemerintah daerah berkomitmen memperluas penggunaan pembayaran digital guna meningkatkan kualitas layanan publik serta mempercepat transformasi digital di wilayah Flores Bagian Tengah." Ungkapnya 


Lanjut lagi HLM menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis dalam pengendalian inflasi dan percepatan digitalisasi. Pada aspek pengendalian inflasi, TPID se-Flores Bagian Tengah akan memperkuat implementasi program berbasis 4K melalui peningkatan Kerja Sama Antar Daerah (KAD), penguatan neraca pangan daerah, serta pengembangan sistem logistik daerah yang terintegrasi. Sementara itu, pada aspek digitalisasi, TP2DD mendorong percepatan penyusunan roadmap digitalisasi daerah, perluasan penggunaan Kartu Kredit Indonesia (KKI), serta penguatan edukasi transaksi nontunai untuk meningkatkan adopsi layanan keuangan digital di masyarakat.


Melalui sinergi yang semakin kuat antara pemerintah daerah dan Bank Indonesia, Flores Bagian Tengah diharapkan mampu menjaga stabilitas harga, memperkuat ketahanan pangan, dan mempercepat transformasi digital sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan." harapnya (*)





Tags

Posting Komentar

0Komentar

Please Select Embedded Mode To show the Comment System.*

Melayani permintaan peliputan dan pemasangan iklan banner. Marketing Director (Email: redaksiliputanntt@gmail.com.Contact Person:081236630013). Alamat Redaksi: Jl. Oekam, RT 13/RW 005 Kelurahan Sikumana, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, NTT. Email: redaksiliputanntt@gmail.com. Tlp/Hp: 081236630013 Rekening: BRI: No. Rek. 467601014931533 a.n. Hendrik Missa Bank NTT: No. Rek. 2503210258 a.n. Hendrik Missa