KUPANG, LIPUTANNTT.Com,Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena menerima audiensi para taruna Akademi Kepolisian (Akpol) asal Provinsi NTT di ruang kerja Gubernur, Jumat (24/7) siang. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kebangsaan.
Dalam kesempatan tersebut, para taruna memperkenalkan diri serta menyampaikan perkembangan pendidikan yang sedang mereka jalani di Akademi Kepolisian. Mereka juga memohon doa dan dukungan agar dapat menyelesaikan pendidikan dengan baik serta kelak dapat mengabdi secara profesional kepada bangsa dan negara.
Gubernur NTT menyampaikan apresiasi atas semangat para putra dan putri daerah yang berhasil menempuh pendidikan di Akpol. Ia berharap para taruna dan taruni dapat menjaga integritas, disiplin, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran selama menjalani pendidikan maupun saat bertugas nantinya.
"Jadilah kebanggaan NTT dengan sekolah sebaik-baiknya. Jaga diri dengan baik, jaga nama baik daerah, tunjukkan bahwa putra-putri NTT mampu bersaing dan meraih prestasi setinggi-tingginya selama pendidikan. Dan kalian juga harus memiliki karakter yang kuat, agar kelak dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan bangsa," pesan Gubernur Melki.
Selain memberikan motivasi, Gubernur juga mengajak para taruna untuk tetap menjaga hubungan dengan daerah asal serta berkontribusi dalam pembangunan NTT melalui pengabdian di institusi Kepolisian Republik Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, seorang taruna Akpol bernama Mario Tafuy juga mengusulkan kepada Gubernur NTT agar pemerintah provinsi turut menghadirkan program pembinaan terpadu bagi putra-putri daerah yang bercita-cita menjadi Taruna Akpol.
Menurutnya, persaingan seleksi Akpol setiap tahun semakin ketat sehingga para peserta membutuhkan persiapan yang matang, baik dari aspek akademik, kesehatan, psikologi, maupun kesamaptaan jasmani. Program pembinaan yang dilakukan secara terstruktur sejak jauh hari diyakini akan meningkatkan kualitas dan daya saing generasi muda NTT dalam mengikuti tes masuk sekolah kedinasan.
“Seleksi Akpol yang kami ikuti dari awal dilaksanakan secara berjenjang dan ketat dengan berbagai tahapan, termasuk pemeriksaan administrasi, kesehatan, psikologi, akademik, dan kesamaptaan jasmani. Karena itu, persiapan yang dilakukan sejak dini menjadi salah satu faktor penting agar adik-adik putra-putri daerah dapat mengikuti seluruh tahapan seleksi dengan optimal,” ujar Mario.
Menanggapi usulan tersebut, Gubernur Melki melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT serta dinas teknis terkait lainnya berkomitmen terus meningkatkan kualitas pendidikan dengan mendorong sekolah-sekolah menengah ke atas atau sederajat untuk menyiapkan siswa dan siswinya menghadapi seleksi masuk sekolah kedinasan.
Gubernur NTT menegaskan bahwa peluang berkarier melalui sekolah kedinasan harus dimanfaatkan secara maksimal oleh generasi muda. Untuk itu, sekolah didorong memberikan pembinaan akademik, bimbingan belajar, serta pendampingan intensif bagi siswa yang berminat mengikuti seleksi tes sekolah kedinasan, seperti Akpol, Akmil serta IPDN.
“Sudah jelas bahwa pembinaan sejak dini akan meningkatkan kesiapan siswa siswi kita dalam menghadapi proses seleksi yang ketat. Karena harapan kita bersama, kita ingin lebih banyak putra-putri NTT yang berhasil lolos ke sekolah kedinasan seperti Akpol dan sekolah kedinasan lainnya,” jelasnya.
Diharapkan, melalui program tersebut, semakin banyak putra-putri daerah NTT yang berhasil lolos ke berbagai sekolah kedinasan dan kelak berkontribusi bagi pembangunan daerah maupun nasional.
Turut hadir mendampingi Gubernur NTT yakni Kepala Badan dan Kepegawaian Daerah Provinsi NTT, Kanisius Mau.(*)

