Gubernur Melki Laka Lena Pimpin Malam Solidaritas Peduli Gempa Flores

Pemred Liputan NTT
0



 

KUPANG, LIPUTANNTT.Com,Gubernur Nusa Tenggara Timur Emanuel Melkiades Laka Lena memimpin Malam Solidaritas Peduli Gempa Flores yang mengusung tema “Yang Tertusuk Padamu, Berdarah Padaku” di Area Pameran Hotel Harper Kupang, Senin (24/8/2026). Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan penutupan Pameran Pembangunan dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026.


Malam Solidaritas Peduli Gempa Flores menjadi momentum bagi masyarakat NTT untuk meneguhkan kembali semangat persaudaraan, kepedulian, dan gotong royong di tengah duka akibat gempa bumi yang mengguncang wilayah Flores pada 15 Agustus 2026.


Bagi Pemerintah Provinsi NTT, solidaritas tidak cukup diwujudkan hanya melalui rasa prihatin, tetapi harus diterjemahkan dalam bentuk kepedulian, bantuan, dan dukungan nyata bagi masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit.


Atas nama Pemerintah Provinsi NTT dan seluruh masyarakat NTT, Gubernur Melki menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah mengambil bagian dalam berbagai aksi solidaritas bagi masyarakat terdampak gempa Flores.


“Di tengah suasana duka yang dialami saudara-saudara kita di Flores, kita memilih untuk tidak hanya bersimpati, tetapi juga bergerak bersama, bergandengan tangan, dan memberikan dukungan nyata,” ujar Melki.


Menurut Gubernur Melki, Malam Solidaritas Peduli Gempa Flores bukan sekadar rangkaian penutup Pameran Pembangunan Tahun 2026. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk menunjukkan bahwa kekuatan NTT bukan hanya terletak pada potensi ekonomi dan pembangunan, tetapi juga pada solidaritas, persaudaraan, kepedulian, dan semangat gotong royong.


“Melalui acara penutupan pameran ini, bukan sekadar unjuk pembangunan di NTT, tetapi kita juga memberikan donasi yang maksimal untuk saudara-saudara kita di Flores,” katanya.


*Ekonomi Tetap Bergerak, Solidaritas Tetap Menyala*


Selama 10 hari penyelenggaraan Pameran Pembangunan, berbagai aksi kepedulian terhadap masyarakat terdampak gempa Flores turut dilakukan. Penggalangan donasi, pengumpulan bantuan, aksi sosial, serta dukungan dari berbagai komunitas menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari rangkaian kegiatan pameran.


Gubernur Melki memberikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang telah mengambil bagian dalam aksi tersebut, termasuk para pelaku UMKM yang menyisihkan sebagian hasil usahanya, para seniman dan komunitas yang menjadikan panggung hiburan sebagai ruang untuk menggalang kepedulian, serta para relawan dan berbagai pihak yang bergerak membantu masyarakat terdampak.


Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi NTT, Adi E. Mandala, melaporkan bahwa selama 10 hari pelaksanaan Pameran Pembangunan, sebanyak 615 UMKM turut ambil bagian. Hingga hari kesembilan, jumlah pengunjung tercatat sebanyak 112.342 orang, dengan total transaksi atau pengeluaran pengunjung mencapai Rp5.363.636.000. 


Menurut Gubernur Melki, geliat ekonomi tersebut merupakan salah satu simbol ketangguhan masyarakat NTT. Namun, pertumbuhan ekonomi harus berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap masyarakat yang sedang menghadapi bencana.


“Ekonomi boleh terus bergerak, tetapi kepedulian harus tetap hidup. Kita bangkit bersama, kita peduli bersama, dan kita pulih bersama,” ujarnya.


Gubernur Melki menegaskan bahwa pembangunan daerah, termasuk penanganan bencana, membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.


Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Pusat, kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, dunia usaha, organisasi sosial, para relawan, serta seluruh masyarakat Indonesia yang telah memberikan perhatian, kepedulian, dan dukungan bagi masyarakat terdampak gempa Flores.


Menurutnya, seluruh dukungan tersebut menjadi bagian penting dari kekuatan bersama untuk melewati masa tanggap darurat sekaligus mempersiapkan proses pemulihan masyarakat dan wilayah terdampak.


Gubernur Melki juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan Pameran Pembangunan dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI Tahun 2026.


Ia berharap pameran tersebut tidak hanya dikenang karena kemeriahan dan berbagai capaian pembangunan yang ditampilkan, tetapi juga karena di tengah ujian yang dihadapi NTT, masyarakat tetap memilih untuk hadir, bekerja, berbagi, dan saling menguatkan.


Menutup sambutannya, Gubernur Melki mengutip penyair Indonesia Sutardji Calzoum Bachri: “Yang tertusuk padamu, berdarah padaku.” Bagi Melki, pesan tersebut menggambarkan semangat persaudaraan masyarakat NTT dalam menghadapi bencana Flores. Rasa sakit yang dialami masyarakat di wilayah terdampak merupakan luka yang dirasakan bersama oleh seluruh masyarakat NTT.


“Rasa sakit yang dialami saudara-saudari kita di Flores adalah luka kita bersama. Sebab NTT adalah satu keluarga,” ungkapnya.


Gubernur Melki mengajak seluruh masyarakat untuk terus bergandengan tangan menghadapi masa sulit akibat bencana dan memastikan tidak ada masyarakat yang merasa menghadapi musibah seorang diri.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Provinsi NTT Emelia J. Nomleni, Plh. Sekda Provinsi NTT Yohanes Otovianus, jajaran Forkopimda Provinsi NTT, pimpinan perangkat daerah Provinsi NTT, para pelaku UMKM, serta insan pers.(*)



Tags

Posting Komentar

0Komentar

Please Select Embedded Mode To show the Comment System.*

Melayani permintaan peliputan dan pemasangan iklan banner. Marketing Director (Email: redaksiliputanntt@gmail.com.Contact Person:081236630013). Alamat Redaksi: Jl. Oekam, RT 13/RW 005 Kelurahan Sikumana, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, NTT. Email: redaksiliputanntt@gmail.com. Tlp/Hp: 081236630013 Rekening: BRI: No. Rek. 467601014931533 a.n. Hendrik Missa Bank NTT: No. Rek. 2503210258 a.n. Hendrik Missa