SOE, LIPUTANNTT.COM, Respon cepat Bupati dan Wakil Bupati TTS perbaiki Jembatan Noebunu Desa Oeler Kecamatan Amanuban Timur tepatnya di Jalan Poros Tengah status jalan Provinsi Nusa Tenggara Timur yang mengalami kerusakan berat akibat di terjang badai hujan beberapa hari terakhir ini dan sulit di lewati arus transportasi yang menghubungkan Ibu kota Provinsi, Kab Kupang, Kab TTS , Kab Malaka dan Negara Tetangga Timor Leste Senin 23/02/2026 sekira pukul 10:00 wita tadi.
Kepada media Johny Army Konay.SH.MH, Wakil Bupati Timor Tengah Selatan menjelaskan bahwa sesungguhnya Jembatan Noebunu merupakan satu-satunya jembatan di jalur poros tengah yang menghubungkan Kab TTS , Kab Malaka dan Timor Leste dengan status jalan Provinsi yang merupakan tanggung jawab Pemerintah Provinsi namun karena yang melewati hampir setiap menit adalah masyarakat Timor Tengah Selatan dan letak jembatan ada di wilayah Kab TTS sehingga secara tanggap darurat Pemda Timor Tengah Selatan harus segera memperbaiki sehingga arus transportasi lancar dan akses transportasi ekonomi warga tidak terhambat." Jelas Wabup Army.
Dengan demikian selaku pimpinan daerah setelah mendapatkan laporan masyarakat pelintas sekira pukul 08:00 wita tadi pagi pihaknya langsung berkordinasi dengan Bupati sehingga langsung merespon cepat dengan memerintah Kadis PU dan staf terjun ke lapangan dengan membawah serta material kayu balok dan papan untuk melakukan perbaikan terhadap kondisi jembatan noebunu yang rusak berat akibat di terjang hujan beberapa hari terakhir ini." Katanya.
Kerusakan jembatan noebunu sejauh ini sudah terjadi akibat cuaca extrim yang melanda wilayah Kab TTS dan sekitarnya namun masih bisa dilewati arus transportasi, kondisi kerusakan parah diduga terjadi pada larut malam Minggu 22/02/2026 tadi malam sehingga pada pagi hari Senin 23/02/2026 kondisi jembatan sudah sulit di lewati sehingga setelah pihaknya dan Bupati mendapatkan laporan warga pihaknya dan Bupati langsung bertindak melakukan perbaikan secara tanggap darurat agar kondisi arus transportasi tidak mengalami kemacetan." Tambah Wakil Bupati Army Konay.
Pihaknya berharap proses perbaikan hingga siang dan sore Senin 23 Februari 2026 hari ini proses perbaikan berjalan lancar sehingga arus transportasi kembali normal mengingat kondisi cuaca tidak bersahabat sebab jalan darurat agak kesulitan dilewati kendaraan karena banjir ketika hujan pada siang hari atau sore menjelang malam." Tutup Wakil Bupati Johny Army Konay.(WL)

