Lantik Ikatan Keluarga Besar Lamaholot (KABELA) Kupang Periode 2026 - 2031, Wagub Johni Asadoma Tekankan KABELA Harus Jadi Rumah Besar Pembangunan di NTT

Pemred Liputan NTT
0


KUPANG, LIPUTANNTT.com,Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur Johni Asadoma menghadiri sekaligus melantik Pengurus Keluarga Besar Lamaholot (KABELA) Kupang, pada Sabtu (11/4/2026) malam bertempat di GOR Flobamorata Oepoi Kupang.


Pelantikan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Kegiatan Festival KABELA yang terdiri dari Seminar Nasional, Halal Bi Halal, serta Gebyar Budaya yang telah dilaksanakan sejak Jumat (10/4) kemarin.


Pelantikan pengurus tersebut ditandai dengan pengucapan sumpah dan janji pengurus serta penyematan pin yang dipimpin oleh Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur.


Wagub Johni Asadoma dalam sambutannya menyampaikan pelantikan hari ini bukan sekedar seremoni biasa tetapi merupakan tanggung jawab untuk membawa perubahan di Provinsi NTT.


"Momentum ini bukan sekadar seremonial organisasi, namun merupakan titik peneguhan arah kebersamaan, kepemimpinan, dan arah kontribusi nyata orang Lamaholot bagi pembangunan Nusa Tenggara Timur," ucapnya.


Lebih lanjut Wagub Johni juga menyampaikan kepemimpinan dalam perspektif Lamaholot bukan hanya tentang posisi dan kedudukan tetapi menjadi kekuatan untuk menggerakkan organisasi.


"Kepemimpinan dalam perspektif Lamaholot bukan semata soal posisi, tetapi soal legitimasi sosial dan moral. Seorang pemimpin tidak hanya diangkat melalui mekanisme formal, tetapi juga diakui melalui kepercayaan komunitasnya. Karena itu, kepemimpinan yang baik adalah kepemimpinan yang merangkul, bukan memisahkan, yang mendengar, bukan hanya memerintah, yang hadir dalam denyut kehidupan masyarakat, bukan berdiri jauh di atasnya. Pemimpin Lamaholot adalah penjaga keseimbangan antara adat dan perubahan, antara nilai dan kemajuan, antara identitas dan keterbukaan," ungkapnya.


Ia juga menyampaikan kawasan Lamaholot punya berbagai kekuatan dan keunggulan, yang apabila dikelola secara baik dapat menjadi potensi untuk mendorong pembangunan daerah.


"Lamaholot bukan sekadar identitas budaya, namun sebuah kekuatan seperti kekuatan sosial, kekuatan historis, dan sekaligus kekuatan ekonomi yang belum sepenuhnya kita optimalkan. Dalam konteks pembangunan ke depan, kita perlu berani melangkah lebih jauh, dengan mendorong Lamaholot sebagai kawasan ekonomi berbasis budaya, sebuah pendekatan yang mengintegrasikan potensi perkebunan, kelautan, UMKM, tenun, kuliner, seni, dan pariwisata dalam satu kesatuan yang saling menguatkan," tuturnya.


Selain itu, selaku Penasehat KABELA, Wagub Johni juga menyampaikan 5 hal penting yang menjadi perhatian bersama kedepannya yaitu Penguatan Generasi Muda Lamaholot, Penguatan UMKM Berbasis Budaya, Pemanfaatan Festival dan Kegiatan Budaya, Penguatan Jejaring dan Kolaborasi, serta Pentingnya menjaga Integritas dan Nilai.


"Selain hal-hal tersebut, ada beberapa agenda penting yang perlu menjadi perhatian kita bersama ke depan.


Pertama,  penguatan generasi muda Lamaholot. Kita harus memastikan bahwa nilai-nilai budaya tidak terhenti, tetapi diwariskan secara kontekstual. Anak-anak muda harus mengenal identitasnya, tetapi juga memiliki kapasitas untuk berkompetisi di dunia modern.


Kedua, penguatan UMKM berbasis budaya. Produk-produk Lamaholot harus didorong naik kelas, dengan kualitas yang baik, branding yang kuat, dan akses pasar yang luas. Di sinilah peran KABELA sebagai jembatan ekonomi menjadi sangat penting. Kita perlu berkontribusi untuk Program One Community One Product (OCOP) dan NTT Mart dengan menghasilkan produk kita sendiri.


Ketiga, pemanfaatan festival dan kegiatan budaya sebagai anchor pembangunan. Kegiatan budaya tidak boleh berhenti pada seremoni, tetapi harus menjadi penggerak ekonomi yang berkelanjutan.


Keempat, penguatan jejaring dan kolaborasi. Kita tidak bisa berjalan sendiri. KABELA harus membangun kemitraan dengan pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan komunitas lainnya, untuk memperluas dampak.


Kelima, menjaga integritas dan nilai. Dalam setiap langkah, kita harus tetap berpegang pada nilai kejujuran, tanggung jawab, dan semangat pengabdian. Karena tanpa integritas, semua capaian akan kehilangan makna," jelasnya.


Menutup sambutannya Wagub Johni berpesan agar pelantikan hari ini menjadi awal dari sebuah tanggung jawab besar untuk menggerakkan berbagai potensi serta mendukung pembangunan daerah.


"Sekali lagi saya ucapkan proficiat kepada seluruh pengurus KABELA Kupang yang hari ini dilantik. Saya ingin menegaskan sekali lagi bahwa pelantikan ini bukanlah akhir, melainkan awal dari sebuah tanggung jawab besar untuk menjaga nilai, menggerakkan potensi, dan mendukung pembangunan NTT kedepannya," tutupnya. 


Sementara itu, Ketua KABELA Kupang terpilih Periode Tahun 2026 - 2031, Donatus Ara Kian dalam sambutannya menyampaikan pelantikan ini merupakan bentuk persatuan dari keluarga besar lamaholot yang terdiri dari wilayah Adonara, Lembata, Solor, Flores Timur dan Alor.


"Hari ini di Kota Kupang ini, kita melaksanakan pelantikan KABELA Kupang. Pelantikan pengurus ini adalah bukti persatuan dan kesatuan Keluarga Besar Lamaholot yang terdiri dari wilayah Adonara, Solor, Flores Timur, Lembata dan juga Alor," ucapnya.

Donatus Ara Kian juga menyebutkan kedepannya, KABELA Kupang akan berupaya mendukung berbagai program Pemerintah Daerah guna mendukung pembangunan di NTT.


"Mewakili jajaran pengurus KABELA Kupang terpilih, kami siap menyukseskan program-program Pemerintah Provinsi NTT, guna mendukung terlaksananya pembangunan di daerah ini," ucapnya.


Turut hadir pada kegiatan tersebut beberapa Anggota DPRD Provinsi NTT yaitu Ana Kolin, Muhammad Ansor, Astria Gaidaka, Viktor Madawatun, Kepala Dinas Koperasi dan UKM, Linus Lusi, Plt. Sekda Kabupaten Alor, Obeth Bolang, Ketua Demisioner KABELA, Jhon Kotan, Sesepuh Lamaholot, Daniel Hurek.(*/ CG)



Tags

Posting Komentar

0Komentar

Please Select Embedded Mode To show the Comment System.*

Melayani permintaan peliputan dan pemasangan iklan banner. Marketing Director (Email: redaksiliputanntt@gmail.com.Contact Person:081236630013). Alamat Redaksi: Jl. Oekam, RT 13/RW 005 Kelurahan Sikumana, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, NTT. Email: redaksiliputanntt@gmail.com. Tlp/Hp: 081236630013 Rekening: BRI: No. Rek. 467601014931533 a.n. Hendrik Missa Bank NTT: No. Rek. 2503210258 a.n. Hendrik Missa