Wali Kota Kupang Tegaskan Bantuan Pangan Bukan Sekadar Seremonial, Tapi Wujud Kehadiran Negara

Pemred Liputan NTT
0

 

KUPANG, LIPUTANNTT.com,Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menegaskan bahwa penyaluran bantuan pangan pemerintah bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk nyata kehadiran pemerintah bagi masyarakat yang membutuhkan. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Launching Penyaluran Bantuan Pangan Pemerintah Alokasi Bulan Februari–Maret Tahun 2026 di Kantor Lurah Nefonaek, Rabu (1/4).


Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Pemimpin Perum Bulog Kanwil NTT, Arahim K. Kanam, Wakil Pemimpin Perum Bulog Kanwil NTT, Ramaijon Purba, Manajer Bisnis Perum Bulog, Lita Mautang, Transporter Bantuan Pangan, Anton Bere, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Camat Kota Lama, para lurah se-Kecamatan Kota Lama, Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan (LKK) se-Kelurahan Nefonaek, serta masyarakat Kelurahan Nefonaek.


Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan bahwa kegiatan tersebut memiliki makna yang lebih dalam daripada sekadar penyerahan bantuan. Menurutnya, bantuan pangan merupakan simbol kehadiran negara dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan keluarga. “Ini bukan sekadar kita menyerahkan bantuan. Di dalamnya ada makna kehadiran pemerintah bagi masyarakat yang membutuhkan. Pangan bukan hanya kebutuhan dasar, tetapi juga menyangkut martabat dan ketahanan keluarga,” ujarnya.


Ia menjelaskan bahwa terpenuhinya kebutuhan pangan akan berdampak langsung pada kekuatan keluarga. Ketika keluarga kuat, maka masyarakat akan menjadi kuat, yang pada akhirnya berkontribusi pada kemajuan Kota Kupang secara keseluruhan. “Kalau kebutuhan tercukupi, keluarga punya martabat dan ketahanan. Kalau keluarga kuat, masyarakat kuat, maka kota ini juga akan kuat. Karena itu, kita mulai dari individu, kemudian keluarga, lalu masyarakat, hingga Kota Kupang menjadi semakin baik,” jelasnya.


Wali Kota juga menekankan pentingnya perhatian terhadap individu-individu yang membutuhkan, sebagai bagian dari upaya membangun fondasi masyarakat yang kokoh. Ia bahkan menyampaikan komitmennya untuk tetap hadir di tengah masyarakat meskipun di tengah agenda yang padat. “Saya datang ke sini walaupun waktu terbatas, karena ini bentuk cinta dan perhatian kepada Bapak dan Mama semua. Tanpa masyarakat, saya tidak bisa berdiri di sini,” ungkapnya.


Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pembangunan Kota Kupang tidak bisa dilakukan oleh pemerintah saja. Dibutuhkan kolaborasi seluruh elemen, mulai dari pemerintah, masyarakat, lembaga keagamaan, komunitas, organisasi masyarakat, hingga partai politik. “Kalau kita mau Kota Kupang maju, tidak bisa kerja sendiri. Kita butuh semua pihak, gereja, masjid, komunitas, LSM, partai politik, semua harus terlibat. Kita harus kolaborasi,” tegasnya.


Di tengah berbagai tantangan global seperti kenaikan harga minyak dan kondisi ekonomi dunia, Wali Kota mengingatkan bahwa kebersamaan menjadi kunci untuk menghadapi berbagai hambatan tersebut. “Di tengah situasi sulit, kita tidak bisa jalan sendiri. Kalau jalan sendiri, kita tidak kuat. Kita harus jalan bersama, saling menopang dan saling menguatkan,” katanya.


Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Perum Bulog Kanwil NTT atas peran strategisnya dalam mendukung Pemerintah Kota Kupang, khususnya dalam menjaga ketersediaan dan stabilitas pangan. “Justru kami yang berterima kasih kepada Bulog. Pemerintah kota sangat membutuhkan Bulog dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat,” ujarnya.


Wali Kota turut menyoroti peningkatan signifikan jumlah penerima bantuan pangan pada tahun 2026. Dari sekitar 21 ribu penerima pada tahun 2025, kini meningkat menjadi sekitar 39.809 penerima atau naik lebih dari 80 persen, dengan cakupan yang diperluas dari desil 1–3 menjadi desil 1–4.


Menurutnya, program ini tidak hanya membantu meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga berperan dalam menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi. “Ini program yang sangat baik, karena selain membantu masyarakat, juga menjaga stabilitas harga dan memperkuat ketahanan pangan keluarga,” jelasnya.


Mengakhiri sambutannya, Wali Kota mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga semangat kebersamaan dalam membangun Kota Kupang ke depan. Ia mengibaratkan pembangunan sebagai perjalanan panjang yang membutuhkan kerja sama dan solidaritas. “Kalau mau jalan cepat, kita bisa jalan sendiri. Tapi kalau mau jalan jauh, kita harus jalan bersama. Saling menopang, saling membantu, supaya kita bisa sampai tujuan,” pungkasnya.


Ia juga menutup dengan kutipan inspiratif bahwa cara terbaik menemukan jati diri adalah melalui pelayanan kepada sesama, sebagai pengingat akan pentingnya nilai pengabdian dalam kehidupan bermasyarakat.


Sementara itu, Pemimpin Perum Bulog Kanwil NTT, Arahim K. Kanam, dalam laporannya menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Kupang atas dukungan terhadap pelaksanaan program ketahanan pangan. Ia menjelaskan bahwa launching penyaluran bantuan pangan di Kota Kupang merupakan penyaluran perdana di Provinsi Nusa Tenggara Timur untuk tahun 2026.


Ia mengungkapkan bahwa program bantuan pangan tahun 2026 merupakan alokasi untuk bulan Februari dan Maret, dengan komitmen penyaluran mencapai 100 persen kepada seluruh penerima tanpa hambatan. Bantuan yang diberikan berupa beras sebanyak 20 kilogram dan minyak goreng sebanyak 4 liter per penerima manfaat.


Lebih lanjut dijelaskan, data penerima bantuan pangan tahun ini menggunakan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dari Kementerian Sosial, dengan cakupan yang diperluas dari desil 1–3 menjadi desil 1–4. “Di seluruh NTT, jumlah penerima meningkat dari 605.391 menjadi 837.612 atau naik sekitar 28 persen. Khusus Kota Kupang, meningkat dari 21.203 menjadi 39.809 penerima atau naik sekitar 87 persen,” jelasnya.


Ia juga menambahkan bahwa distribusi bantuan didukung oleh sistem digital berbasis aplikasi yang memungkinkan pemantauan secara real time oleh pemerintah pusat, sehingga menjamin transparansi dan akuntabilitas penyaluran.(*/ crd)




Tags

Posting Komentar

0Komentar

Please Select Embedded Mode To show the Comment System.*

Melayani permintaan peliputan dan pemasangan iklan banner. Marketing Director (Email: redaksiliputanntt@gmail.com.Contact Person:081236630013). Alamat Redaksi: Jl. Oekam, RT 13/RW 005 Kelurahan Sikumana, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, NTT. Email: redaksiliputanntt@gmail.com. Tlp/Hp: 081236630013 Rekening: BRI: No. Rek. 467601014931533 a.n. Hendrik Missa Bank NTT: No. Rek. 2503210258 a.n. Hendrik Missa