Wagub Johni Asadoma Buka Open Turnamen Tinju dan Futsal Piala Rektor Cup III UPG 1945, Targetkan Prestasi Emas PON 2028

Pemred Liputan NTT
0

 

KUPANG, LIPUTANNTT.com,Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur Johni Asadoma secara resmi membuka Open Turnamen Tinju Amatir dan Futsal Piala Rektor Cup III Universitas Persatuan Guru (UPG) 1945 Nusa Tenggara Timur Tahun 2026, yang berlangsung di GOR Flobamora Oepoi, Kupang, Kamis (4/6/2026) sore


Turnamen yang mengusung tema “Ayo Bangun Nusa Tenggara Timur dan Ayo Bangun Kejayaan Olahraga Tinju di Nusa Tenggara Timur” tersebut menjadi bentuk komitmen bersama dalam mendorong kemajuan daerah melalui pengembangan potensi generasi muda, khususnya di bidang olahraga tinju dan futsal.


Pelaksanaan  Rektor Cup III UPG 1945 NTT Tahun 2026 ini mempertandingkan dua cabang olahraga, yakni futsal dan tinju. Turnamen futsal berlangsung sejak 2-8 Juni 2026 dengan melibatkan 24 tim dari 10 perguruan tinggi di Kota Kupang, yang dihelat di Lapangan Kampus UPG 1945 Kupang.


Sementara cabang olahraga tinju digelar pada 4-10 Juni 2026 bertempat di GOR Oepoi Kupang. Sebanyak 264 atlet mengikuti turnamen tinju tersebut, terdiri dari 46 petinju putri dan 218 petinju putra. Kategori yang dipertandingkan meliputi Junior Girls sebanyak 13 petinju, Junior Boys sebanyak 49 petinju, Youth Girls sebanyak 16 petinju, Youth Boys sebanyak 53 petinju, Elite Women sebanyak 17 petinju, dan Elite Men sebanyak 116 petinju.


Para 264 atlet tersebut berasal dari 28 tim yang terdiri atas sasana tinju, Universitas Persatuan Guru 1945 NTT, Universitas Flores, Universitas Yaleka Maro Provinsi Papua Selatan, Pengkab, Pengkot, PPLD, SKO di Provinsi NTT, serta delapan tim dari Timor Leste.


Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam penyelenggaraan kejuaraan tersebut. Menurutnya, setiap pertandingan merupakan momentum penting bagi atlet untuk menguji kemampuan teknik, taktik, serta stamina yang telah dipersiapkan melalui proses latihan.


“Setiap kejuaraan adalah ajang uji coba teknik, taktik, dan stamina yang sudah kita latih di tempat latihan masing-masing. Inilah tempat kita mempraktikkan seluruh keterampilan yang telah diperoleh. Kejuaraan seperti ini memberikan pengalaman dan menambah jam terbang bagi para atlet,” ujar Wagub Johni.


Ia menegaskan bahwa pengalaman bertanding menjadi salah satu faktor penting dalam meraih prestasi. Karena itu, kejuaraan seperti Piala Rektor UPG 1945 menjadi bagian dari proses pembinaan atlet, khususnya cabang olahraga tinju yang menjadi salah satu andalan NTT. “Tinju dan cabang olahraga bela diri lainnya merupakan salah satu kekuatan olahraga NTT yang kita andalkan untuk meraih medali pada PON mendatang. Kejuaraan ini menjadi ajang persiapan menghadapi event besar tersebut,” katanya.


Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi NTT menargetkan prestasi maksimal pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028, saat NTT menjadi salah satu tuan rumah dan khusus cabang olahraga tinju, target yang ditetapkan adalah mampu menyumbangkan minimal empat medali emas.


Wagub NTT juga memberikan apresiasi kepada UPG 1945 NTT yang secara aktif mendukung pengembangan olahraga melalui penyelenggaraan berbagai pertandingan serta pemberian beasiswa bagi atlet berprestasi.


Wagub Johni juga turut menyampaikan salam hormat kepada kontingen dari Timor Leste yang turut berpartisipasi dalam turnamen tersebut. Ia berharap hubungan olahraga antara NTT dan Timor Leste semakin kuat melalui berbagai kejuaraan bersama. “Kita berharap Timor Leste terus berpartisipasi dalam berbagai pertandingan di Nusa Tenggara Timur. Sebagai negara tetangga, hubungan ini harus terus kita perkuat melalui olahraga,” jelasnya.


Kepada para atlet, Johni berpesan agar selalu menjunjung tinggi sportivitas dan menjadikan setiap pertandingan sebagai proses pembelajaran. “Siapa yang siap, dan disiplin maka dia pasti menang. Kemenangan hanya diraih oleh mereka yang rajin berlatih. Kalau hari ini kalah, jadikan pengalaman untuk berlatih lebih giat lagi,” pesannya.


Mantan atlet tinju nasional itu juga membagikan pengalaman pribadinya saat meraih prestasi internasional yaitu medali pada SEA Games tahun 1983 di Singapura saat dirinya berusia 17 tahun. Ia menekankan bahwa kunci utama seorang atlet untuk mencapai prestasi tinggi adalah latihan yang sungguh-sungguh dan disiplin.


Sementara itu, Rektor Universitas Persatuan Guru 1945 NTT Uly J. Riwu Kaho, SP., MM menjelaskan, mengungkapkan bahwa komitmen kampus dalam pembinaan olahraga telah berjalan sejak tahun 2012 melalui berbagai program pengembangan prestasi. Dari proses pembinaan tersebut, UPG 1945 NTT telah melahirkan sejumlah atlet yang mengharumkan nama NTT hingga tingkat nasional dan internasional.


Ia menyebut beberapa atlet binaan yang telah mencatatkan prestasi di berbagai cabang olahraga, termasuk tinju, kempo, karate, atletik, sepak takraw, silat, tarung derajat, dan cabang olahraga lainnya.


“Prestasi-prestasi tersebut menjadi bukti bahwa putra-putri Nusa Tenggara Timur memiliki bakat, karakter, dan daya juang yang luar biasa. Yang dibutuhkan adalah kesempatan, pembinaan berkelanjutan, dan dukungan dari seluruh pemangku kepentingan,” ungkapnya.(*)



Tags

Posting Komentar

0Komentar

Please Select Embedded Mode To show the Comment System.*

Melayani permintaan peliputan dan pemasangan iklan banner. Marketing Director (Email: redaksiliputanntt@gmail.com.Contact Person:081236630013). Alamat Redaksi: Jl. Oekam, RT 13/RW 005 Kelurahan Sikumana, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, NTT. Email: redaksiliputanntt@gmail.com. Tlp/Hp: 081236630013 Rekening: BRI: No. Rek. 467601014931533 a.n. Hendrik Missa Bank NTT: No. Rek. 2503210258 a.n. Hendrik Missa