OELAMASI, LIPUTANNTT.Com,Pemerintah Kabupaten Kupang menggandeng pihak ketiga untuk peningkatan pemanfaatan potensi garam di Kabupaten Kupang. Senin (27/7/26). Penandatanganan nota kerjasama antar Pemerintah Kabupaten Kupang dan PT. Garam Cahaya Indonesia, dilaksanakan di pabrik PT. Garam Cahaya Indonesia, Desa Oebelo, Kecamatan Kupang Tengah, dan dilakukan langsung oleh Bupati Kupang, Yosef Lede, dan Direktur PT. Garam Cahaya Indonesia, Daniel Cherling.
Setelah melakukan tandatangan nota kerjasama, Bupati Kupang juga langsung melaunching produk garam konsumsi hasil kerjasama Pemerintah Kabupaten Kupang dan PT. Garam Cahaya Indonesia tersebut, yang diberi merk GARAM KUPANG EMAS, yang siap dipasarkan secara global.
Yosef Lede dalam kesempatan tersebut mengatakan, kerjasama dan launching produk garam yang dilakukan antar Pemerintah Kabupaten Kupang dan PT. Garam Cahaya Indonesia tersebut membuktikan bahwa Pemerintah Kabupaten Kupang akan memanfaatkan semua potensi yang ada di Kabupaten Kupang yang selama ini terbengkalai untuk dimanfaatkan bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kupang. Dijelaskan, selama ini memang sudah diketahui bahwa Kabupaten Kupang memiliki potensi garam yang kualitasnya dianggap terbaik di dunia, namun sayangnya potensi besar tersebut belum pernah dimanfaatkan secara maksimal sehingga memberikan dampak bagi peningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kupang secara signifikan.
“Kerjasama dan launching GARAM KUPANG EMAS ini merupakan langkah nyata dari Pemerintah Kabupaten Kupang untuk memanfaatkan potensi garam di Kabupaten Kupang bisa dikelola secara maksimal untuk kepentingan masyarakat. Kita ini memiliki potensi garam yang luar biasa, namun seringkali kendalanya adalah ketidakpastian produksi yang dikarenakan tidak ada pasar yang pasti. Lewat kerjasama ini kita tidak saja menuntut hak kita tetapi juga akan memfasilitasi produsen untuk mendapat jaminan pasar dengan langkah konkrit nya akan mencoba bekerjasama dengan beberapa daerah seperti TTS, TTU dan DKI Jakarta untuk memasarkan produk garam kita, serta bila produksi mampu memenuhi kebutuhan lokal di Kabupaten Kupang, saya akan keluarkan SK tidak boleh ada produk garam dari luar yang masuk dan beredar di Kabupaten Kupang. Semua garam yang ada di pasaran di Kabupaten Kupang nantinya adalah GARAM KUPANG EMAS termasuk di gerai – gerai besar seperti Alfa Mart dan Indomaret”, jelas Yosef Lede.
Yosef Lede melanjutkan, tentu saja Pemerintah Kabupaten Kupang sangat mengharapkan kerjasama dengan PT. Garam Cahaya Indonesia ini akan memberi manfaat maksimal bagi masyarakat Kabupaten Kupang melalui Pendapatan Asli Daerah (PAD) maupun penyerapan tenaga kerja asal Kabupaten Kupang di tempat produksi PT. Garam Cahaya Indonesia. Namun lebih dari itu Yosef Lede berharap produksi garam yang terus meningkat dan berkelanjutan dari hasil kerjasama antar Pemerintah Kabupaten Kupang dan PT. Garam Cahaya Indonesia ini, sehingga menjadi bagian dari solusi nasional untuk menghapus ketergantungan impor garam di Indonesia.
“Kualitas harus dijaga dan kuantitas harus ditingkatkan. Ini baru langkah awal dan harus terus berkembang. Kita usahakan dulu mampu memenuhi kebutuhan garam konsumsi di beberapa tempat termasuk di Kabupaten Kupang, kemudian akan kita tingkatkan produksinya sehingga bukan saja menyediakan garam konsumsi tetapi juga untuk kebutuhan garam produksi”, ujar Yosef Lede.
Direktur PT. Garam Cahaya Indonesia, Daniel Cherling mengatakan, pihaknya memberi apresiasi tinggi kepada Pemerintah Kabupaten Kupang atas kerjasama dengan perusahan mereka untuk mengembangkan potensi garam di Kabupaten Kupang. Dilanjutkannya, Pemerintah Kabupaten Kupang di era kepemimpinan Bupati Yosef Lede dan Wakil Bupati Aurum Titu Eki, memang menyediakan iklim yang sangat kondusif bagi pengusaha yang ingin berinvestasi di Kabupaten Kupang yang tentunya akan memberi banyak manfaat positif bagi Pemerintah dan Masyarakat Kabupaten Kupang, termasuk peningkatan PAD Kabupaten Kupang yang signifikan.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Plt. Asisten 3 Sekda Kabupaten Kupang, Juhadri Selan, beberapa Pimpinan OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Kupang, salah seorang jajaran pimpinan PT. Garam Cahaya Indonesia, Stanley Jaya Pranata, Camat Kupang Tengah, Yunisthya Padja, Camat Kupang Timur, Marina Ludji, Kepala Desa Oebelo, Marthen Hala, dan beberapa pimpinan SPPG yang siap menggunakan GARAM KUPANG EMAS di makanan MBG mereka.(*)

