Gubernur Melki: Lulusan UT Harus Jadi Motor Penggerak Dasa Cita Ayo Bangun NTT

Pemred Liputan NTT
0


KUPANG, LIPUTANNTT.Com,Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, mendorong para lulusan Universitas Terbuka (UT) Kupang untuk menjadi motor transformasi digital, penggerak ekonomi lokal, serta mitra strategis pemerintah dalam mempercepat pembangunan daerah melalui program Dasa Cita Ayo Bangun NTT.


Arahan tersebut disampaikan Gubernur Melki saat menghadiri Upacara Wisuda Universitas Terbuka Kupang Program Magister, Sarjana, dan Diploma Tahun Akademik 2025/2026 Genap, yang berlangsung di Hotel Harper Kupang, Selasa (20/10/2026).


Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda Provinsi NTT, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XV Prof. Dr. Adrianus Amheka, ST, M.Eng., Ketua Senat Akademik Universitas Terbuka Prof. Dr. Chanif Nurcholis, M.Si., Direktur Universitas Terbuka Kupang Dr. Albert Gamot Malau, S.Si., M.Si., para pimpinan perguruan tinggi negeri dan swasta, civitas akademika Universitas Terbuka, serta orang tua, wali, dan keluarga para wisudawan dan wisudawati.


Dalam sambutannya, Gubernur Melki menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh lulusan yang telah menyelesaikan pendidikan tinggi. Ia mengajak para wisudawan untuk memandang kelulusan bukan sebagai akhir perjalanan belajar, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk berkontribusi bagi masyarakat dan daerah.


“Atas nama masyarakat dan Pemerintah Provinsi NTT, saya mengucapkan selamat memasuki lapangan studi tanpa akhir bernama realitas bagi para wisudawan dan wisudawati yang hari ini lulus dari Universitas Terbuka. Mari bersinergi membangun Nusa Tenggara Timur,” ujar Gubernur Melki mengawali sambutannya.


Menurutnya, wisuda Universitas Terbuka bukan sekadar perayaan seremonial kelulusan akademis, tetapi menjadi bukti lahirnya sumber daya manusia (SDM) yang diharapkan mampu menghadirkan perubahan nyata bagi NTT.


Sebagai perguruan tinggi negeri yang memelopori sistem pendidikan terbuka dan jarak jauh berbasis teknologi, Universitas Terbuka memiliki peran strategis dalam memperluas akses pendidikan tinggi sekaligus mendukung visi pembangunan daerah yang tertuang dalam Dasa Cita Ayo Bangun NTT.


Lulusan UT Harus Menjadi Penggerak NTT Digital


Gubernur Melki menjelaskan, kehadiran para lulusan Universitas Terbuka di NTT sejalan dengan semangat Dasa Cita ke-9 dan ke-10, yang menitikberatkan pada transformasi NTT Digital dan penguatan kolaborasi.


Menurutnya, sistem pembelajaran jarak jauh yang diterapkan UT telah membuktikan bahwa kondisi geografis NTT sebagai provinsi kepulauan tidak boleh menjadi penghalang bagi masyarakat untuk memperoleh pendidikan tinggi berkualitas.


“Para lulusan tidak hanya dituntut menguasai ilmu sesuai bidang masing-masing, tetapi juga memiliki literasi digital, kemampuan beradaptasi, dan kecakapan memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan konektivitas, produktivitas, serta kualitas pelayanan di berbagai wilayah NTT,” ujar Gubernur.


Gubernur berharap, ilmu pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama perkuliahan dapat diterapkan untuk menjawab persoalan nyata di tengah masyarakat. Dengan demikian, transformasi digital tidak berhenti pada penggunaan teknologi, tetapi menghasilkan solusi yang mempermudah kehidupan masyarakat dan mempercepat pembangunan daerah.


 Perempuan dan Generasi Muda Harus Menggerakkan Ekonomi Lokal


Gubernur Melki juga menyoroti pentingnya peran perempuan dan generasi muda dalam pembangunan NTT. Komposisi wisudawan Universitas Terbuka yang berasal dari berbagai latar belakang dan wilayah menjadi potensi besar untuk memperkuat kapasitas masyarakat di tingkat desa maupun perkotaan.


Ia menegaskan, semangat tersebut sejalan dengan Dasa Cita ke-2, yakni menjadikan perempuan sebagai motor kreativitas lokal. Dan juga mendukung Dasa Cita ke-3, yaitu menjadikan pariwisata NTT sebagai penggerak ekonomi lokal.


“Dengan bekal pendidikan, keterampilan, dan wawasan modern, perempuan serta kaum muda kami harapkan mampu mengembangkan potensi daerah, menciptakan inovasi usaha mikro, memperkuat kewirausahaan, dan mempromosikan kekayaan pariwisata NTT,” ungkapnya.


Menurut Gubernur, pembangunan ekonomi tidak cukup hanya mengandalkan program pemerintah. Diperlukan keterlibatan masyarakat terdidik yang mampu mengubah potensi lokal menjadi peluang usaha, lapangan kerja, dan peningkatan kesejahteraan keluarga.


Sarjana Harus Membawa Inovasi ke Sektor Pertanian, Kelautan, dan Kesehatan


Lebih lanjut, Gubernur Melki menegaskan bahwa lulusan perguruan tinggi harus mengambil bagian dalam modernisasi sektor-sektor produktif yang menjadi tumpuan kehidupan masyarakat NTT.


Hal ini sejalan dengan Dasa Cita ke-1, yang menekankan modernisasi sektor pertanian, kelautan, dan pasar lokal. Para sarjana dan ahli madya diharapkan mampu menghadirkan inovasi dalam pengelolaan hasil pertanian dan perikanan, memperbaiki rantai pasok, memperluas akses pasar, serta mendorong tata kelola usaha yang lebih efisien dan berdaya saing.


Di bidang kesehatan, para alumni yang tersebar di tengah masyarakat juga diharapkan berkontribusi dalam memperkuat edukasi kesehatan, mendukung pelayanan posyandu, meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai kesehatan ibu dan anak, serta mempercepat upaya penurunan stunting.


Kontribusi tersebut menjadi bagian penting dalam mewujudkan Dasa Cita ke-5, yakni membangun NTT yang lebih sehat dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.


Peningkatan Kualitas SDM Harus Berdampak pada Pelayanan Publik


Pada sektor pemerintahan, Gubernur Melki mengakui bahwa sebagian mahasiswa dan lulusan Universitas Terbuka merupakan aparatur sipil negara (ASN) maupun tenaga yang terlibat dalam pelayanan publik.


Menurutnya, peningkatan kualifikasi pendidikan harus diikuti dengan peningkatan kompetensi, profesionalisme, integritas, dan produktivitas kerja. Pendidikan tidak boleh berhenti pada perolehan gelar, tetapi harus tercermin dalam kualitas pengambilan keputusan, efektivitas birokrasi, dan pelayanan yang semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat.


“Hal tersebut sejalan dengan Dasa Cita ke-8, yang menekankan penguatan tata kelola pemerintahan. Sementara itu, pembangunan infrastruktur dasar berupa jalan, air bersih, listrik, dan rumah layak huni sebagaimana menjadi perhatian dalam Dasa Cita ke-7 juga membutuhkan dukungan SDM unggul yang mampu merencanakan, mengelola, dan melaksanakan pembangunan secara tepat,” tutur Gubernur.


Gubernur juga menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, dan masyarakat menjadi kunci untuk memastikan pembangunan tidak hanya menghasilkan program, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi warga.


Pada akhirnya, Gubernur mengajak para lulusan Universitas Terbuka untuk menjadi bagian aktif dari gerakan Ayo Bangun NTT. Ia berharap para wisudawan membawa pulang lebih dari sekadar ijazah, yakni semangat pengabdian, kemampuan berinovasi, serta kemauan untuk bekerja bersama membangun daerah.


Dengan memadukan ilmu pengetahuan, literasi digital, dan pemahaman terhadap potensi lokal, para lulusan diharapkan menjadi garda terdepan dalam menerjemahkan Dasa Cita dari visi pembangunan menjadi tindakan konkret demi mewujudkan NTT yang maju, sehat, cerdas, sejahtera, dan berkelanjutan.


Ketua Senat Akademik UT: 556 Wisudawan Harus Menjadi Agen Perubahan


Sementara itu, Ketua Senat Akademik Universitas Terbuka, Prof. Dr. Chanif Nurcholis, M.Si., menyampaikan bahwa wisuda daerah UT Kupang Periode II Tahun 2026 merupakan momentum penting bagi 556 wisudawan dan wisudawati dari jenjang Diploma, Sarjana, dan Magister yang resmi menyandang gelar akademik.


Para lulusan tersebut berasal dari 22 kabupaten/kota di NTT. Menurut Chanif, capaian ini membuktikan bahwa pendidikan tinggi dapat diakses oleh masyarakat tanpa dibatasi ruang, waktu, usia, maupun kondisi geografis.


Ia menegaskan bahwa Universitas Terbuka hadir dengan semangat _Making Higher Education Open to All,_ yakni membuka kesempatan pendidikan tinggi bagi seluruh lapisan masyarakat. Kehadiran UT di NTT tidak hanya memperluas akses pendidikan, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan angka partisipasi kasar pendidikan tinggi di daerah.


Chanif menjelaskan, hingga 30 September 2026, Universitas Terbuka memiliki 856.444 mahasiswa aktif dan telah meluluskan lebih dari dua juta alumni yang tersebar di seluruh Indonesia serta 54 negara di dunia.


“Di tingkat daerah, UT Kupang juga menunjukkan perkembangan positif. Sejak Tahun Akademik 2025/2026 Ganjil hingga 2026/2027 Ganjil, UT Kupang telah menerima 84 mahasiswa internasional berkewarganegaraan Timor-Leste. Capaian ini menunjukkan bahwa jangkauan dan kepercayaan terhadap Universitas Terbuka telah melampaui batas negara,” ujar Prof. Chanif.


Dalam wisuda kali ini, UT mengangkat tema “Penguatan Karakter dan Literasi Digital Generasi Emas Flobamorata: Tantangan dan Strategi Menghadapi Radikalisme di Ruang Siber”.


Menurut Chanif, tema tersebut relevan dengan perkembangan era digital yang ditandai oleh derasnya arus informasi dan kemudahan akses terhadap berbagai konten, termasuk informasi yang berpotensi menyebarkan paham radikalisme serta bertentangan dengan nilai persatuan dan kesatuan bangsa.


Karena itu, ia mengajak para lulusan untuk memperkuat karakter dan kemampuan literasi digital agar mampu memilah informasi, berpikir kritis, serta menggunakan teknologi secara bertanggung jawab.


“Jadilah lulusan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara karakter. Di era digital yang dibanjiri informasi dan gangguan digital, integritas adalah kompas yang akan menuntun Saudara,” pesannya.

Ia berharap para lulusan terus belajar sepanjang hayat, meningkatkan daya saing, serta memanfaatkan teknologi bukan sekadar sebagai konsumen informasi, melainkan sebagai pencipta solusi bagi masyarakat.


“Kembalilah ke kampung halaman Saudara dengan semangat Ayo Bangun NTT! Jadilah lulusan yang membawa perubahan dan memberikan kontribusi nyata, bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi untuk kemajuan daerah dan bangsa Indonesia menuju cita-cita Indonesia Emas 2045,” tutupnya.(*/ alr)



Tags

Posting Komentar

0Komentar

Please Select Embedded Mode To show the Comment System.*

Melayani permintaan peliputan dan pemasangan iklan banner. Marketing Director (Email: redaksiliputanntt@gmail.com.Contact Person:081236630013). Alamat Redaksi: Jl. Oekam, RT 13/RW 005 Kelurahan Sikumana, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, NTT. Email: redaksiliputanntt@gmail.com. Tlp/Hp: 081236630013 Rekening: BRI: No. Rek. 467601014931533 a.n. Hendrik Missa Bank NTT: No. Rek. 2503210258 a.n. Hendrik Missa