Sekda Mateldius Sanam Buka Kegiatan MSDM DWP Kabupaten Kupang Tahun 2026, Tekankan Profesionalisme dan Pelaporan Digital yang Akuntabel

Pemred Liputan NTT
0

KUPANG, LIPUTANNTT.Com,Sekretaris Daerah Kabupaten Kupang selaku Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Kupang secara resmi membuka kegiatan Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Kupang yang dirangkaikan dengan peningkatan kapasitas sumber daya manusia serta optimalisasi pelaporan kegiatan melalui aplikasi e-Reporting, Jumat (23/10/2026).


Kegiatan yang berlangsung di Aula Hotel Neo Eltari Kupang ini dijadwalkan selama dua hari, mulai 23 hingga 24 Oktober 2026, dengan melibatkan jajaran pengurus DWP serta para admin e-Reporting unsur pelaksana perangkat daerah dan kecamatan se-Kabupaten Kupang.


Dalam laporan panitia, Ketua Panitia Pelaksana, Ny. Anthoneta Rahakbauw, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja DWP Kabupaten Kupang Tahun 2026, yang dilaksanakan berdasarkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga DWP, hasil rapat pengurus, serta Dokumen Pelaksanaan Perubahan Anggaran (DPPA) Tahun Anggaran 2026.


Ia menjelaskan, pelatihan ini bertujuan meningkatkan kapasitas pengurus dan admin e-Reporting, khususnya dalam pengelolaan administrasi organisasi serta pelaporan kegiatan berbasis digital. Melalui kegiatan tersebut, peserta diharapkan mampu mengoperasikan sistem e-Reporting, menyampaikan laporan secara tepat waktu, serta meningkatkan kedisiplinan dan profesionalisme dalam menjalankan program kerja organisasi.


Materi pelatihan mencakup pemahaman visi, misi, dan peran DWP, administrasi dan pengarsipan organisasi, perencanaan serta evaluasi program kerja, pemanfaatan teknologi informasi, hingga penyusunan rencana tindak lanjut. Panitia juga menargetkan terbangunnya koordinasi yang lebih efektif antara badan pengurus dan admin e-Reporting di tingkat perangkat daerah maupun kecamatan.


Dalam sambutannya, Sekda Kabupaten Kupang mengapresiasi jajaran pengurus DWP yang telah menginisiasi kegiatan tersebut sebagai langkah strategis untuk memperkuat kapasitas sumber daya manusia, meningkatkan profesionalisme organisasi, serta mewujudkan tata kelola program kerja yang tertib, terukur, transparan, dan akuntabel.


Ia menegaskan, Dharma Wanita Persatuan bukan sekadar organisasi pendamping aparatur sipil negara (ASN), melainkan wadah strategis untuk mengembangkan potensi perempuan, memperkuat ketahanan keluarga, serta berkontribusi terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pembangunan daerah.


“Keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh kebijakan pemerintah dan kinerja aparatur, tetapi juga oleh kualitas keluarga, ketahanan sosial, serta peran perempuan dalam membentuk generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan berdaya saing,” tegasnya.


Menurutnya, DWP Kabupaten Kupang harus mampu menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi anggota dan masyarakat. Program tersebut dapat diarahkan pada pendidikan keluarga, kesehatan dan gizi, pencegahan stunting, pemberdayaan ekonomi keluarga, peningkatan keterampilan perempuan, serta penguatan karakter dan ketahanan keluarga.


Dalam arahannya, Sekda menekankan dua hal penting, yakni peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan optimalisasi pelaporan kegiatan melalui aplikasi e-Reporting.


Ia mengingatkan bahwa organisasi yang baik membutuhkan pengurus yang kompeten, berintegritas, disiplin, dan memiliki komitmen untuk terus belajar. Karena itu, kegiatan MSDM ini harus menjadi momentum untuk meningkatkan kemampuan pengurus dalam merencanakan, melaksanakan, mengevaluasi, dan mempertanggungjawabkan program kerja organisasi.


Sementara itu, pemanfaatan aplikasi e-Reporting dinilai penting untuk mendukung transformasi digital dalam pengelolaan organisasi. Melalui sistem pelaporan elektronik, kegiatan organisasi diharapkan dapat terdokumentasi dengan baik, capaian program terukur, kendala teridentifikasi, dan perbaikan dapat dirumuskan secara lebih tepat.


“Digitalisasi pelaporan tidak boleh berhenti pada kemampuan mengoperasikan aplikasi, tetapi harus menghasilkan data yang benar, laporan yang lengkap, dan informasi yang dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.


Ia juga mengingatkan agar pengurus tidak hanya berorientasi pada kelengkapan administrasi, tetapi mengabaikan kualitas dan manfaat kegiatan. Sebaliknya, setiap program yang dilaksanakan harus didukung dokumentasi dan pelaporan yang memadai.


Kualitas pelaksanaan program dan ketertiban pelaporan, lanjutnya, harus berjalan beriringan. Seluruh pengurus DWP, termasuk unsur pelaksana perangkat daerah dan kecamatan se-Kabupaten Kupang, diharapkan mengikuti kegiatan dengan serius agar mampu menginput data, melengkapi dokumentasi, serta menyampaikan laporan sesuai ketentuan dan jadwal organisasi.


Bagi pengurus yang belum terbiasa menggunakan teknologi digital, ia mendorong semangat saling membantu dan pendampingan antarpengurus agar seluruh unsur pelaksana dapat mengoptimalkan penggunaan aplikasi tersebut.


Lebih lanjut, Sekda menegaskan bahwa keberhasilan DWP tidak semata-mata diukur dari banyaknya kegiatan atau lengkapnya laporan, tetapi dari sejauh mana program yang dijalankan mampu memberikan nilai tambah bagi anggota, memperkuat keluarga, meningkatkan kualitas perempuan, dan berkontribusi terhadap pembangunan daerah.


Ia mengajak seluruh jajaran DWP untuk memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Kupang, perangkat daerah, organisasi perempuan, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.


“Ketika perempuan diberi kesempatan untuk belajar, berkembang, dan berkontribusi, maka keluarga akan semakin kuat dan masyarakat akan semakin maju,” ungkapnya.


Melalui kegiatan MSDM yang berlangsung selama dua hari ini, para peserta diharapkan mampu meningkatkan kompetensi, memperkuat koordinasi, dan mengoptimalkan pelaporan digital sehingga DWP Kabupaten Kupang semakin profesional, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta mampu menghadirkan program yang produktif, terukur, dan berdampak bagi masyarakat.


Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DWP Kabupaten Kupang Maria D. Babanong, Kepala Dinas PMDP3A Kabupaten Kupang Jhon Alexander Sula, Sekretaris Dinas PKO Kabupaten Kupang Nere Setiawan Lede, badan pengurus DWP Kabupaten Kupang, para narasumber dari DWP Provinsi Nusa Tenggara Timur, serta para admin e-Reporting unsur pelaksana DWP se-Kabupaten Kupang.


Melalui penguatan manajemen sumber daya manusia dan optimalisasi pelaporan digital, DWP Kabupaten Kupang diharapkan tidak hanya semakin tertib secara administratif, tetapi juga semakin produktif dalam berkarya, nyata dalam pengabdian, dan berkontribusi bagi kemajuan Kabupaten Kupang.(*)

Tags

Posting Komentar

0Komentar

Please Select Embedded Mode To show the Comment System.*

Melayani permintaan peliputan dan pemasangan iklan banner. Marketing Director (Email: redaksiliputanntt@gmail.com.Contact Person:081236630013). Alamat Redaksi: Jl. Oekam, RT 13/RW 005 Kelurahan Sikumana, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, NTT. Email: redaksiliputanntt@gmail.com. Tlp/Hp: 081236630013 Rekening: BRI: No. Rek. 467601014931533 a.n. Hendrik Missa Bank NTT: No. Rek. 2503210258 a.n. Hendrik Missa